Florentino Pérez justru menaruh perhatian lebih besar pada bocornya urusan internal Real Madrid ketimbang pada adu mulut antarpemain di ruang ganti. Bagi presiden klub itu, masalah yang sampai keluar ke publik jauh lebih mengganggu karena dapat merusak kepercayaan dan cara kerja tim.
Sikap tenang Pérez terlihat saat ia menanggapi isu panas yang sempat melibatkan Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde. Ia menilai gesekan seperti itu masih bisa dimaklumi dalam lingkungan klub besar yang penuh tekanan dan persaingan.
Pérez bahkan menegaskan bahwa situasi serupa bukan hal aneh di Real Madrid. Menurutnya, hampir tidak ada musim tanpa pertengkaran pemain, entah melibatkan dua orang atau bahkan empat orang sekaligus.
Pandangan itu menunjukkan bagaimana Madrid memaknai tensi di ruang ganti sebagai bagian dari dinamika tim yang ambisius. Dalam skuad sebesar Madrid, perebutan tempat bermain dan keinginan untuk tampil penting memang kerap memunculkan ketegangan.
Yang membuat Pérez lebih waspada justru fakta bahwa masalah tersebut sempat keluar ke media. Dalam konferensi pers yang berlangsung hampir satu jam, ia mengaku baru kali ini selama 26 tahun berada di klub melihat informasi internal tersebar luas seperti itu.
Ia juga menduga ada sumber dari dalam klub yang tidak puas dengan situasi yang sedang terjadi. Menurut Pérez, ada pihak yang khawatir kehilangan posisi sehingga informasi bocor ke luar dari ruang internal.
Meski sempat menjadi sorotan, hubungan Tchouameni dan Valverde disebut sudah kembali normal. Pérez menyampaikan bahwa keduanya sudah akrab lagi tak lama setelah kejadian itu.
Ia menggambarkan suasana mereka pada hari berikutnya sebagai sesuatu yang tidak lagi tegang. “Keesokan harinya mereka sudah minum kopi bersama lagi,” ujarnya.
Di luar urusan ruang ganti, Pérez juga menyinggung langkah lain yang sedang disiapkan Madrid untuk UEFA. Klub itu disebut sedang menyusun dokumen setebal 500 halaman yang memuat dugaan ketidakadilan wasit dan indikasi bias terhadap Barcelona dalam kasus Negreira.
Langkah tersebut menjadi bagian dari respons Madrid terhadap sejumlah keputusan kontroversial yang muncul sepanjang musim. Pérez memilih menyoroti masalah internal dan persoalan struktural, bukan kegagalan tim atau isu lain di luar itu.
Dari cara Pérez berbicara, Madrid tampak sedang menghadapi dua sumber tekanan sekaligus. Ada tensi antarpemain yang dianggap masih wajar, dan ada pula kebocoran informasi yang dinilai jauh lebih berbahaya bagi stabilitas klub.
Source: www.beritasatu.com






