Fraimic Hadirkan Bingkai Digital yang Tampil Seperti Lukisan, Tanpa Langganan

Author: Redaksi Android62

Fraimic mencoba mengubah cara bingkai foto digital dipandang dengan pendekatan yang jauh dari kesan layar elektronik. Perangkat ini memakai panel warna E Ink Spectra 6, sehingga tampilannya lebih menyerupai lukisan atau cetakan kertas daripada layar yang memancarkan cahaya.

Keunggulan itu langsung terasa pada pengalaman visualnya. Karena tidak memakai lampu latar, Fraimic tidak menimbulkan silau seperti frame digital berbasis LCD, dan gambar yang tampil bergantung sepenuhnya pada cahaya sekitar.

Rasa seperti karya cetak, bukan layar

Panel E Ink Spectra 6 pada Fraimic diklaim mampu menampilkan sekitar 65.000 warna. Kapasitas warna ini ditujukan untuk menghadirkan gradasi langit, rona kulit, dan detail visual lain tanpa efek banding yang kerap dikhawatirkan pada layar E Ink berwarna.

Karakter visual tersebut menjadi pembeda utama Fraimic dibanding frame digital pada umumnya. Gambar terlihat seperti tinta atau cat di atas permukaan cetak, bukan seperti tampilan elektronik yang menyala ke ruangan.

Konsekuensinya, perangkat ini cocok untuk karya statis yang ingin menyatu dengan interior. Pada kondisi redup atau malam hari, tampilannya akan terlihat lebih gelap, sama seperti foto cetak biasa.

Fraimic juga tidak dirancang untuk konten bergerak. Waktu refresh layar membutuhkan sekitar 30 detik, sementara GIF tidak didukung dan format gambar yang diterima hanya JPG, JPEG, serta PNG hingga 35 MB per file.

Dua ukuran, dua pendekatan ruang

Fraimic tersedia dalam dua model yang sama-sama dibekali baterai 10.000 mAh, perangkat lunak, dan konektivitas serupa. Perbedaannya terletak pada ukuran fisik, resolusi, rasio aspek, bobot, dan harga.

Model Harga Ukuran Layar Resolusi Rasio Aspek Bobot
Standard Canvas £376.00 GBP 13,3 inci 1.200 x 1.600 3:4 sekitar 6 lb
Large Canvas £1,130.00 GBP 31,5 inci 2.560 x 1.440 16:9 sekitar 16 lb

Standard Canvas memiliki ukuran frame 14 x 18 x 1 inci dengan kepadatan 150 dpi. Sementara itu, Large Canvas berukuran 24 x 36 x 2 inci dengan kepadatan 94 dpi.

Kedua model sudah tersedia melalui Fraimic.com. Standard Canvas disebut sudah dikirim sekarang, sedangkan Large Canvas tersedia untuk pre-order dengan pengiriman dijadwalkan bulan depan pada Juli 2026.

Desain yang bisa dipadukan dengan interior

Fraimic dikirim dengan frame kayu walnut gelap, tetapi modul layar dapat diangkat dari bingkai kayunya. Artinya, pengguna bisa mengganti frame dengan model lain yang lebih sesuai dengan gaya rumah atau kantor.

Bagian layar sendiri ditempatkan dalam housing plastik yang dibuat tidak mencolok. Saat dipasang vertikal, ada lampu LED status dan kontrol sentuh tersembunyi di tepi bawah.

Untuk pemasangan, bagian belakang frame menyediakan lubang gantung dalam orientasi landscape maupun portrait. Fraimic juga menyertakan sekrup dan anchor drywall sebagai perangkat pemasangan dinding.

Isi kotak mencakup unit canvas, frame sesuai model, kabel USB-C, panduan cepat, serta buku manual dan informasi garansi. Adaptor daya tidak disertakan dalam paket penjualan.

Daya tahan panjang dan pengelolaan yang sederhana

Daya tarik lain Fraimic ada pada baterai lithium-polymer 10.000 mAh yang hanya mengonsumsi daya saat refresh. Untuk model 14 x 18, perangkat ini diklaim dapat bertahan sekitar tiga tahun per pengisian jika gambar diganti sekali per hari.

Pengisian daya dilakukan melalui USB-C di bagian belakang, dan perangkat tetap bisa dipakai sambil terhubung ke daya. Jika baterai habis total, gambar terakhir tetap bertahan di layar karena karakter khas E Ink tidak memerlukan daya untuk mempertahankan tampilan statis.

Pengaturan awal dilakukan lewat Wi-Fi 2,4 GHz. Pengguna cukup membangunkan canvas, terhubung ke jaringan sementara Fraimic, lalu menyelesaikan pengaturan melalui halaman browser yang terbuka otomatis.

Setelah itu, pengelolaan dilakukan lewat app.fraimic.com tanpa perlu aplikasi khusus. Dari sana, pengguna bisa mengunggah foto, membuat album, mengatur rotasi, dan membiarkan sistem menangani crop serta orientasi gambar.

Fraimic juga mendukung akun multi-pengguna, sehingga beberapa anggota rumah dapat mengunggah koleksi ke canvas yang sama. Untuk kebutuhan yang lebih teknis, perangkat ini turut menawarkan dukungan resmi untuk Home Assistant dan antarmuka terbuka untuk automasi.

Tanpa langganan untuk fitur inti

Fraimic menegaskan tidak ada biaya langganan untuk fitur inti seperti unggah gambar, pengaturan album, slideshow, dan manajemen beberapa pengguna. Lapisan berbayar hanya muncul pada fitur AI art.

Fitur tersebut disebut Voice-to-Vision. Pengguna dapat mengetuk sudut kanan bawah mount, mendeskripsikan gambar melalui mikrofon bawaan, lalu generator gambar OpenAI membuat karya baru untuk ditampilkan.

Bagi yang tidak membutuhkannya, fitur AI art bisa dimatikan di pengaturan. Fraimic juga menyediakan mode local-only agar unggahan dapat dilakukan langsung dari perangkat yang berada di jaringan Wi-Fi yang sama tanpa melewati server Fraimic.

Perusahaan itu menyatakan foto yang diunggah tidak dipakai untuk melatih model AI, sementara data disimpan dalam kondisi terenkripsi di server. Kombinasi ini membuat Fraimic menonjol bukan hanya karena tampilannya yang menyerupai lukisan, tetapi juga karena pendekatannya yang minim biaya tambahan.

Source: www.geeky-gadgets.com
Berita Terbaru