Framework kembali menarik perhatian lewat Laptop 13 Pro, sebuah pembaruan besar yang tidak hanya menyentuh spesifikasi, tetapi juga merombak pendekatan desainnya. Fokus utamanya jelas: laptop ringkas yang tetap mudah diperbaiki, namun kini lebih siap untuk dipakai bekerja serius dalam mobilitas tinggi.
Sorotan paling kuat ada pada baterai 74Wh yang tetap bisa dilepas dan diganti. Framework mengklaim daya tahannya mampu memutar Netflix 4K lebih dari 20 jam, atau sekitar 12 jam lebih lama dibanding Laptop 13 standar, sehingga perangkat ini menargetkan pengguna yang butuh laptop tipis tanpa sering mencari colokan.
Rancangan ulang dari dasar
Framework menyebut Laptop 13 Pro sebagai “ground up redesign” dari Framework Laptop 13. Istilah itu menandakan bahwa pembaruan yang dibawa bukan sekadar ubahan kecil, melainkan perombakan menyeluruh pada bagian inti perangkat.
Identitas utama Framework tetap dipertahankan, yaitu laptop modular yang mudah dibongkar, diperbaiki, dan diganti komponennya. Namun, pada model baru ini Framework juga tampak ingin menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat portabel dengan tenaga lebih besar.
Di sisi dapur pacu, laptop ini memakai Intel Core Series 3. Pilihan prosesor yang disediakan meliputi Core Ultra 5, Core Ultra X7, dan Core Ultra X9, yang memperlihatkan arah perangkat ini ke kelas performa yang lebih tinggi.
Untuk memori, Framework beralih ke LPCAMM2 dengan opsi 16GB, 32GB, dan 64GB. Perusahaan juga menyebut varian RAM lebih besar akan hadir kemudian, sehingga jalur peningkatan tetap terbuka tanpa meninggalkan konsep modular yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Layar tajam dan koneksi modern
Selain tenaga, bagian tampilan juga mendapat perhatian besar. Laptop 13 Pro hadir dengan layar sentuh 13,5 inci beresolusi 2.880 x 1.920 piksel, lengkap dengan refresh rate adaptif 30Hz hingga 120Hz.
Kombinasi resolusi tinggi dan refresh rate adaptif memberi fleksibilitas untuk mengejar kelancaran visual sekaligus efisiensi daya. Kehadiran panel sentuh juga membuat perangkat ini lebih fleksibel dipakai untuk pekerjaan dokumen, pemrograman, maupun aktivitas kreatif ringan.
Pada penyimpanan, Framework menyebut ini sebagai laptop pertamanya yang mendukung PCIe 5.0. Dukungan tersebut membuka opsi SSD NVMe hingga 8TB, yang cukup besar untuk kebutuhan penyimpanan data dalam jumlah banyak.
Sisi konektivitas nirkabel juga ikut diperbarui dengan Wi‑Fi 7. Di bagian port, tersedia empat Thunderbolt 4 yang memberi ruang luas untuk docking, monitor eksternal, dan aksesori berkecepatan tinggi.
Baterai yang besar tetap mudah dicabut
Keunggulan baterai menjadi pembeda besar dibanding banyak laptop tipis lain di pasar. Alih-alih memakai desain tertutup, Framework tetap mempertahankan baterai yang bisa dilepas, sehingga proses servis dan penggantian tetap sederhana.
Untuk daya, perusahaan menyertakan adaptor 100W GaN. Kapasitas ini lebih tinggi dibanding adaptor 60W pada model sebelumnya, sehingga pengisian daya bisa ditopang lebih kuat saat perangkat digunakan secara intensif.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Framework tidak hanya memikirkan kemudahan perbaikan. Perusahaan juga berusaha mengurangi kompromi yang sering muncul pada laptop ringkas, terutama soal ketahanan baterai dan kebutuhan daya untuk pekerjaan berat.
Masih satu ekosistem modular
Walau tampil sebagai pembaruan besar, Laptop 13 Pro tetap dibangun di atas ekosistem Framework yang sudah dikenal. Hampir semua komponennya disebut kompatibel dengan laptop Framework lainnya, sehingga pengguna punya lebih banyak pilihan saat ingin memperbaiki atau meningkatkan perangkat.
Pendekatan ini membuat Laptop 13 Pro berbeda dari banyak laptop premium lain yang cenderung tertutup. Di tengah pasar perangkat yang semakin sulit dibongkar, Framework justru mempertahankan umur pakai yang panjang melalui servis yang mudah dan jalur upgrade yang lebih terbuka.
Laptop ini sudah dibuka untuk pre-order dengan harga awal $1,199 untuk edisi DIY dan $1,499 untuk versi pre-built. Pengiriman dijadwalkan dimulai pada Juni, sementara Framework juga memperluas pembaruan produknya ke lini lain lewat opsi baru di Laptop 16, OCuLink Dev Kit, dan Framework Wireless Touchpad Keyboard.
Source: www.xda-developers.com






