Freelander 8 menempatkan kenyamanan penumpang sebagai daya tarik utama di tengah persaingan SUV listrik berukuran besar. Model enam penumpang ini membawa kursi baris kedua bergaya zero-gravity serta layar panorama 8K yang membentang di area depan kabin.
Pendekatan tersebut membuat SUV hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover ini tidak hanya mengandalkan ukuran bodi atau teknologi penggerak. Kabinnya dirancang menyerupai ruang santai bergerak, terutama bagi penumpang pada baris kedua.
Kursi Baris Kedua Menjadi Pusat Perhatian
Freelander 8 menggunakan konfigurasi 2+2+2 yang menyediakan enam tempat duduk. Dua kursi terpisah pada baris kedua dibekali pemanas, ventilasi, dan fungsi pijat untuk menunjang perjalanan jarak jauh.
Kursi tersebut dirancang untuk membantu mengurangi tekanan pada tubuh selama perjalanan. Di belakang sandaran kursi depan tersedia meja lipat, sementara layar hiburan digantung pada bagian langit-langit kabin.
Penumpang baris ketiga juga tetap memperoleh fasilitas pendukung berupa tempat cangkir yang menyatu dengan sandaran tangan. Tata letak ini menegaskan perhatian Freelander 8 terhadap kenyamanan seluruh penumpang, bukan hanya pengemudi dan penumpang depan.
| Komponen Kabin dan Bodi | Data |
|---|---|
| Konfigurasi kursi | 2+2+2 untuk 6 penumpang |
| Panjang bodi | 5.118-5.185 mm |
| Lebar | 2.050 mm |
| Tinggi | 1.898 mm |
| Jarak sumbu roda | 3.040 mm |
Ruang yang tersedia ditopang dimensi bodi besar dengan jarak sumbu roda 3.040 mm. Panjang kendaraan berada pada rentang 5.118 mm hingga 5.185 mm, bergantung pada pilihan eksterior.
Layar 8K Mendominasi Area Depan
Di bagian kokpit, Freelander 8 mengusung layar panorama 46,3 inci dengan resolusi 8K. Bentang fisik layar ini sekitar 1,2 meter dan dipadukan dengan layar kontrol tengah berukuran 15,6 inci.
Meski area depan didominasi panel digital, sejumlah pengendali fisik masih dipertahankan. Interiornya menggunakan tombol bermotif Paris stud serta kenop ganda melayang dari kristal optik K9.
Kenop tersebut memiliki 144 lekukan faset presisi sebagai detail dekoratif pada kabin. Sistem infotainmentnya ditenagai Snapdragon 8397, chipset otomotif Qualcomm untuk pengolahan fitur digital kendaraan.
Platform ini disebut memiliki peningkatan performa NPU hingga 12 kali dibandingkan Snapdragon 8295. Informasi tersebut menempatkan pengolahan fitur kecerdasan buatan sebagai salah satu perhatian dalam rancangan kokpitnya.
Penggerak EREV Bertegangan 800V
Selain kabin, Freelander 8 disiapkan dengan sistem EREV 800V. Sistem penggerak ini memadukan mesin generator 1.5T berkekuatan 115 kW dan baterai ternary NMC CATL Freevoy berkapasitas 60,33 kWh.
Dalam mode listrik murni, SUV ini disebut mampu menempuh hingga 221 km berdasarkan standar WLTC. Pengisian cepatnya memiliki daya puncak hingga 350 kW, sedangkan kemampuan menarik bebannya mencapai 2.000 kg.
| Sistem Penggerak | Data |
|---|---|
| Arsitektur | EREV 800V |
| Generator | Mesin 1.5T, 115 kW |
| Baterai | CATL Freevoy ternary NMC, 60,33 kWh |
| Jarak tempuh listrik | 221 km WLTC |
| Pengisian cepat | Hingga 350 kW |
| Kapasitas tarik | Hingga 2.000 kg |
Opsi Bantuan Mengemudi Huawei
Freelander 8 juga dipersiapkan dengan pilihan sistem bantuan mengemudi Huawei Qiankun ADS. Media lokal Tiongkok melaporkan opsi ADS 4.1 dapat menggunakan lidar 896 garis, sedangkan ADS 5 memakai konfigurasi empat lidar.
Rincian tersebut masih berada pada tahap pratinjau menjelang peluncuran kendaraan. Chery JLR belum memulai penjualan massal ketika unit tampilan Freelander 8 diperlihatkan kepada publik.
Model ini sudah dipajang di dealer dan dibawa dalam agenda roadshow di 30 kota besar di Tiongkok. Freelander 8 dijadwalkan memasuki pasar Tiongkok pada paruh kedua 2026.
