Norwegia menawarkan pasar kerja yang menarik bagi pencari kerja asing, tetapi pintu masuknya tidak sederhana. Gaji yang tinggi, tingkat korupsi yang rendah, dan budaya kerja yang mendukung keseimbangan hidup dan kerja membuat negara ini banyak diburu, sementara aturannya tetap ketat.
Di sisi lain, lingkungan kerjanya menuntut kemandirian dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, pelamar yang ingin masuk ke pasar kerja Norwegia perlu memahami cara kerja lowongan, istilah yang dipakai, dan sektor yang paling banyak membutuhkan tenaga kerja.
Gaji Besar Ada, tetapi Persaingan Tetap Selektif
Sejumlah bidang di Norwegia tercatat memiliki rata-rata gaji tahunan yang tinggi. Data yang dilansir viva.co.id dari laman Profee menunjukkan, sektor pemasaran dan penjualan berada di kisaran 690.000 NOK per tahun, disusul teknik 650.000 NOK, teknologi informasi 637.000 NOK, dan akuntan 635.000 NOK.
| Bidang | Rata-rata Gaji per Tahun | Setara Rupiah |
|---|---|---|
| Teknik | 650.000 NOK | Rp1,21 miliar |
| Teknologi Informasi | 637.000 NOK | Rp1,18 miliar |
| Pemasaran dan Penjualan | 690.000 NOK | Rp1,28 miliar |
| Sumber Daya Manusia | 590.000 NOK | Rp1,10 miliar |
| Kesehatan | 472.000 NOK | Rp876 juta |
| Pengajar | 550.100 NOK | Rp1,02 miliar |
| Akuntan | 635.000 NOK | Rp1,18 miliar |
| Perawat | 773.938 NOK | Rp1,44 miliar |
Jika dilihat secara umum, rata-rata gaji pekerja di Norwegia berada di kisaran 660.000 hingga 720.000 NOK per tahun sebelum pajak. Besarannya bergantung pada pengalaman kerja, tingkat pendidikan, lokasi perusahaan, dan bidang profesi yang dijalani.
Budaya Kerja yang Perlu Disesuaikan
Jam kerja di Norwegia umumnya dimulai sekitar pukul 08.00 pagi dan berakhir sekitar pukul 16.00. Lembur hingga larut malam bukanlah kebiasaan yang umum, karena keseimbangan hidup dan pekerjaan mendapat perhatian besar.
Di tempat kerja, komunikasi yang tenang dan saling menghargai menjadi kebiasaan yang kuat. Konflik terbuka cenderung dihindari, sementara diskusi dan pertukaran ide tetap berlangsung dalam suasana yang sopan.
Hubungan antara atasan dan bawahan juga tidak terlalu berjarak. Setiap orang dipandang sebagai bagian penting dari tim, sehingga kemandirian dan inisiatif menjadi nilai yang sangat dihargai.
4 Cara Mencari Pekerjaan di Norwegia
Pelamar asing dapat memanfaatkan sejumlah jalur pencarian kerja yang sudah dikenal luas di Norwegia. Situs lowongan, agen perekrutan, hingga pemahaman bahasa lokal menjadi faktor yang ikut menentukan hasil pencarian kerja.
1. Gunakan Situs Pencarian Kerja
Beberapa situs yang dapat dipakai antara lain LinkedIn, Jobsinoslo.com, Nav.no, Jobbnorge.no, dan Finn.no. Saat menelusuri peluang, kata kunci seperti jobb, stilling, stillingsannonser, ledige stillinger, jobbsøker, dan arbeidsgiver bisa membantu menemukan lowongan yang lebih relevan.
2. Pahami Istilah Dasar dalam Lowongan
Memahami istilah lokal akan memudahkan pencarian dan pembacaan iklan kerja. Jobb berarti pekerjaan, stilling berarti posisi pekerjaan, stillingsannonser atau jobbannonser berarti iklan lowongan kerja, ledige stillinger atau ledige jobber berarti lowongan yang tersedia, jobbsøker berarti pencari kerja, dan arbeidsgiver berarti pemberi kerja atau perusahaan.
3. Manfaatkan Agen Perekrutan
Selain mencari sendiri, tenaga profesional internasional juga dapat memakai jasa perusahaan perekrutan. Beberapa nama yang disebut antara lain Manpower.no, Airswift.com, Isg.com, dan Adecco.no.
Agen perekrutan biasanya memiliki jaringan dengan perusahaan lokal dan memahami kebutuhan pasar tenaga kerja. Namun, pencari kerja tetap perlu meneliti reputasi, layanan, dan biaya yang ditawarkan sebelum memilih layanan tertentu.
4. Bidik Sektor yang Sesuai dengan Keahlian
Norwegia memang menawarkan gaji tinggi di sejumlah sektor, tetapi peluang tetap terbuka bagi bidang lain selama kandidat memiliki keterampilan yang sesuai. Perusahaan di sana cenderung menghargai karyawan yang mandiri, punya inisiatif, dan mampu memberi solusi tanpa harus selalu menunggu arahan.
Dengan memahami budaya kerja, mempelajari istilah yang dipakai di lowongan, dan memilih saluran pencarian yang tepat, peluang untuk masuk ke pasar kerja Norwegia bisa lebih besar. Sistem kerja yang menekankan kesetaraan dan keseimbangan hidup membuat pelamar perlu menyiapkan diri agar selaras dengan ritme kerja yang berbeda dari banyak negara lain.
