Sejumlah pengguna Samsung Galaxy S23 di India mulai melaporkan kemunculan garis hijau dan merah muda pada layar setelah memasang pembaruan One UI 8.5. Keluhan ini langsung menjadi perhatian karena biaya penggantian panel disebut bisa mencapai sekitar INR 19.500 untuk unit yang sudah tidak lagi bergaransi.
Situasi tersebut membuat sebagian pemilik Galaxy S23 disarankan menunda pembaruan sistem Android untuk sementara waktu. Imbauan itu muncul karena laporan gangguan layar dikaitkan dengan update yang baru mulai diterima lebih luas oleh pengguna di India.
Biaya perbaikan yang membuat khawatir
Masalah layar yang dilaporkan bukan sekadar soal tampilan yang terganggu. Bagi pengguna yang masa garansinya sudah habis, penggantian panel menjadi opsi yang paling mungkin, dan ongkosnya dinilai cukup berat untuk perbaikan yang muncul setelah pembaruan perangkat lunak.
Layanan purnajual disebut mematok biaya sekitar INR 19.500 untuk penggantian layar pada sebagian kasus. Karena banyak unit Galaxy S23 kini sudah berada di luar masa garansi, pemilik perangkat berpotensi menanggung biaya tersebut sepenuhnya.
Itulah yang membuat isu ini terasa lebih sensitif. Komponen layar merupakan salah satu bagian termahal pada ponsel premium, sehingga gangguan seperti ini dapat menimbulkan beban finansial yang tidak kecil.
Laporan masih terbatas, tetapi perhatian terus meningkat
Informasi mengenai keluhan ini disorot oleh tipster Abhishek Yadav melalui akun X @yabhishekhd. Ia menyebut ada sejumlah pengguna yang melaporkan potensi masalah garis hijau atau merah muda pada layar setelah menginstal One UI 8.5.
Meski begitu, laporan yang beredar belum menunjukkan bahwa seluruh perangkat Galaxy S23 terdampak. Abhishek Yadav juga menegaskan bahwa tidak semua unit yang menerima pembaruan mengalami gangguan layar tersebut.
Karena itu, kasus ini masih lebih tepat dipahami sebagai laporan yang sedang berkembang. Hingga saat ini, belum ada tanda bahwa masalah tersebut muncul merata di seluruh lini Galaxy S23.
One UI 8.5 menyebar bertahap
One UI 8.5 sebelumnya telah melewati fase beta dalam beberapa waktu. Pembaruan ini lebih dulu meluncur di Korea Selatan pada Mei 2026, lalu menyusul ke wilayah lain secara bertahap.
Di India, distribusi update berlangsung tidak serentak. Karena penerimaan pembaruan dilakukan bertahap, laporan soal garis hijau dan merah muda baru ramai dibahas ketika semakin banyak unit mulai mendapat update tersebut.
Pola waktu inilah yang ikut membuat keluhan pengguna menjadi sorotan. Saat update menyebar ke lebih banyak perangkat, kemungkinan munculnya laporan serupa juga menjadi lebih mudah terlihat oleh komunitas pengguna.
Mengapa pengguna diminta menahan diri
Saran untuk tidak buru-buru memperbarui sistem datang sebagai langkah kehati-hatian. Tujuannya adalah mengurangi risiko munculnya masalah layar pada perangkat yang sebelumnya tidak memiliki gangguan.
Bagi pemilik Galaxy S23 di India yang belum memasang One UI 8.5, kehati-hatian menjadi penting, terutama untuk perangkat yang sudah melewati masa perlindungan garansi. Menunda update memberi waktu untuk memantau perkembangan laporan lain sebelum memutuskan menginstal pembaruan.
Abhishek Yadav sendiri menyarankan pemilik seri Samsung Galaxy S23 untuk menahan pembaruan sistem sampai ada kejelasan lebih lanjut. Saran itu muncul bukan karena semua perangkat dipastikan bermasalah, melainkan karena risiko perbaikan layar yang dilaporkan bisa menembus lebih dari INR 15.000.
Bagi pengguna yang sudah telanjur memperbarui perangkat, perhatian kini tertuju pada kondisi panel setelah update terpasang. Laporan yang muncul menyebut garis hijau atau merah muda terlihat tidak lama setelah pemasangan pembaruan.
Selama belum ada penjelasan tambahan yang lebih pasti, isu ini tetap berada dalam pantauan. Fokus utama saat ini masih pada dugaan kaitan dengan One UI 8.5 dan tingginya biaya penggantian layar jika masalah benar terjadi.
Source: tech.sportskeeda.com






