Galaxy S25+ Kini $700, Jauh Lebih Masuk Akal Dibanding S26+ yang Masih Mahal

Author: Redaksi Android62

Harga Galaxy S25+ kini turun tajam ke $700 di Amazon AS, dan angka itu langsung menempatkannya sebagai pilihan yang sangat sulit diabaikan. Untuk pembeli yang mengincar flagship seri Plus, selisihnya dengan Galaxy S26+ masih cukup besar meski model penerusnya juga sudah ikut mendapat potongan harga.

Varian Galaxy S25+ 12/256GB dipangkas $300 dari harga peluncuran, yang semula berada di $1,000. Dengan diskon 30 persen ini, ponsel tersebut tetap berada di kelas premium, tetapi posisinya jauh lebih ramah untuk kantong dibandingkan harga awalnya.

Yang membuat penawarannya makin menarik adalah jarak harga dengan Galaxy S26+ yang belum benar-benar mengecil. Model Galaxy S26+ 256GB biasanya dijual $1,100 dan saat ini berada di $925, sehingga selisihnya masih mencapai $225.

Di atas kertas, perbedaan dana yang harus dibayar untuk pindah ke generasi baru terasa cukup besar. Namun pengalaman pakai kedua ponsel disebut sangat mirip, baik dari sisi performa maupun penggunaan harian.

Fokus utama kini bergeser ke nilai beli

Bagi banyak pembeli, keputusan tidak lagi hanya soal memilih generasi terbaru. Saat selisih harga mencapai ratusan dolar, Galaxy S25+ justru tampak lebih masuk akal karena menawarkan kelas flagship tanpa lonjakan biaya yang terlalu tinggi.

Situasi ini juga menunjukkan bahwa penurunan harga bisa mengubah cara pandang terhadap sebuah perangkat. Galaxy S25+ tidak kehilangan status premiumnya, tetapi kini menawarkan kombinasi harga dan spesifikasi yang lebih seimbang untuk pembeli yang mengejar efisiensi.

Di sisi lain, Galaxy S26+ memang tetap hadir dengan harga yang lebih tinggi, meski ikut mendapatkan diskon. Karena harganya masih berada di $925, model tersebut belum bisa menandingi daya tarik potongan pada Galaxy S25+ dari sisi hemat belanja.

Pembaruan perangkat lunak ikut memengaruhi perbandingan

Salah satu jarak yang dulu terasa kini juga ikut menyempit setelah Samsung merilis One UI 8.5 secara resmi ke seri Galaxy S25 dan Galaxy S24. Pembaruan itu membuat fondasi perangkat lunak Galaxy S25+ lebih mutakhir daripada sebelumnya.

Artinya, keunggulan awal yang biasanya dimiliki model lebih baru tidak lagi terasa setajam dulu bagi calon pembeli. Untuk banyak orang, faktor ini membuat Galaxy S25+ semakin relevan karena sebagian pembeda utamanya sudah mengecil.

Meski begitu, Galaxy S26+ tetap berada di posisi lebih unggul untuk jalur pembaruan berikutnya. Seri Galaxy S26 sudah bisa mengikuti pengujian beta One UI 9, sehingga dukungan perangkat lunaknya masih punya ruang lebih panjang.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih

Perbandingan antara Galaxy S25+ dan Galaxy S26+ juga bergantung pada wilayah penjualan karena varian chipsetnya tidak sama di semua pasar. Unit Galaxy S26+ yang diuji dalam ulasan adalah versi global dengan Exynos 2600, sementara model untuk pasar AS memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Galaxy S25+ sendiri memakai Snapdragon 8 Elite secara global. Karena itu, hasil performa dapat berbeda tergantung model yang tersedia di masing-masing wilayah, dan hal ini layak dicermati sebelum membeli.

Untuk urusan dukungan, Galaxy S25+ masih dijanjikan pembaruan resmi hingga 2032. Meski begitu, Galaxy S26+ tetap memiliki keunggulan karena akan menerima software baru lebih cepat dan satu tahun lebih lama.

Pada akhirnya, promosi Galaxy S25+ 12/256GB di Amazon AS menjadi sorotan utama karena harga $700 membuatnya jauh lebih kompetitif. Di tengah selisih $225 dengan Galaxy S26+ 256GB, perangkat ini menawarkan jalur paling hemat bagi pembeli yang ingin tetap berada di kelas flagship seri Plus.

Source: www.gsmarena.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru