Galaxy S26 FE disebut bisa menjadi panggung paling penting bagi Exynos 2500 sejauh ini. Berdasarkan data Geekbench, chip 3nm Samsung itu mencatat skor 2.426 untuk single-core dan 8.004 untuk multi-core saat dipasang di perangkat tersebut.
Angka itu menandakan lonjakan yang tidak kecil. Exynos 2500 di Galaxy S26 FE disebut sekitar 38% lebih cepat pada single-core dan 22% lebih kencang pada multi-core dibandingkan performanya di Galaxy Z Flip 7.
Ruang termal yang lebih longgar
Perbedaan itu bukan berasal dari chipset yang berbeda, melainkan dari perangkat yang menampungnya. Galaxy Z Flip 7 memakai desain clamshell foldable yang lebih ringkas, sehingga ruang internal dan pendinginannya terbatas.
Dalam kondisi seperti itu, Samsung disebut harus menahan kinerja Exynos 2500 agar suhu perangkat tetap terkendali. Sebaliknya, Galaxy S26 FE dengan bentuk bar-style diperkirakan memiliki ruang termal yang lebih lega.
Kondisi tersebut membuat chip bisa bekerja lebih agresif tanpa cepat memanas. Karena itu, hasil Geekbench pada Galaxy S26 FE dinilai lebih mendekati potensi mentah Exynos 2500 dibandingkan saat chip yang sama muncul di ponsel lipat Samsung.
Makna penting dari hasil awal ini
Temuan ini menarik karena memperlihatkan bahwa kemampuan sebuah chipset tidak hanya ditentukan oleh generasi chip. Desain perangkat dan ruang pendinginan ikut menentukan seberapa jauh performa itu bisa keluar dalam penggunaan nyata.
Jika pola benchmark ini berlanjut hingga produk final, Galaxy S26 FE bisa membantu mengubah persepsi terhadap Exynos 2500. Samsung juga berpeluang mendapatkan pembuktian yang lebih kuat untuk chip 3nm buatannya.
Bocoran spesifikasi Galaxy S26 FE
Galaxy S26 FE disebut akan meluncur pada akhir tahun ini. Perangkat ini dikabarkan membawa layar Dynamic AMOLED 2X 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate variabel 120Hz.
Di sektor ketahanan, perangkat ini dirumorkan mengantongi rating IP68 untuk perlindungan debu dan air. Fitur lain yang ikut disebut adalah speaker stereo dan pemindai sidik jari di dalam layar.
Untuk kamera, Galaxy S26 FE disebut membawa kamera depan 12MP. Di bagian belakang, susunannya terdiri dari kamera utama 50MP, kamera ultrawide 12MP, dan kamera telefoto 8MP dengan 3x optical zoom.
Kemampuan videonya juga terdengar ambisius untuk kelas Fan Edition. Semua kameranya disebut bisa merekam video 4K 60fps, sementara kamera utama belakang mendukung perekaman 8K 30fps.
Dari sisi memori, perangkat ini dirumorkan hadir dengan RAM 8GB. Pilihan penyimpanannya disebut tersedia dalam varian 256GB dan 512GB.
Baterai Galaxy S26 FE dikabarkan berkapasitas 4.900mAh. Pengisian cepat 45W juga masuk dalam daftar fitur yang beredar.
Untuk konektivitas, perangkat ini disebut mendukung GNSS, 5G, Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.4, NFC, dan port USB 3.2 Type-C. Susunan itu menempatkan Galaxy S26 FE sebagai model FE yang tetap serius di kelasnya.
Pada akhirnya, sorotan terbesar bukan hanya pada ponsel barunya, tetapi pada kesempatan Exynos 2500 untuk menunjukkan performa yang lebih utuh. Dengan ruang termal yang lebih baik, Galaxy S26 FE bisa menjadi pembanding yang lebih adil bagi chipset 3nm Samsung tersebut.
