Galaxy Tab A9+ Makin Mendekati Laptop Ringan, Dengan Split Screen Tiga Aplikasi dan DeX

Author: Redaksi Android62

Harga Galaxy Tab A9+ di Indonesia membuat tablet ini menarik perhatian di kelas Rp3 jutaan hingga Rp4 jutaan. Untuk kebutuhan kerja ringan, perangkat ini menawarkan kombinasi layar lega, fitur multitasking, dan baterai besar yang membuatnya terasa lebih dekat ke perangkat kerja harian ketimbang tablet murah biasa.

Di pasar Indonesia, Galaxy Tab A9+ WiFi 4/64GB dipasarkan mulai Rp2,7 jutaan–Rp3 jutaan. Sementara itu, Galaxy Tab A9+ 5G 8/128GB dibanderol mulai Rp3,7 jutaan–Rp4,5 jutaan, dengan harga yang masih bisa berubah tergantung promo dan wilayah penjualan.

Fitur kerja yang jadi pembeda

Salah satu daya tarik utama Galaxy Tab A9+ ada pada cara Samsung mengemas multitasking di perangkat ini. Tablet ini mendukung split screen hingga tiga aplikasi sekaligus melalui Multi-active window, sehingga pengguna bisa mengetik sambil membuka referensi atau mengikuti rapat tanpa sering berpindah aplikasi.

Pengalaman itu terasa lebih nyaman berkat refresh rate 90Hz. Navigasi saat membuka dokumen, menggeser spreadsheet, atau berpindah jendela jadi lebih mulus dan responsif.

Samsung juga menyertakan dukungan Samsung DeX. Tampilan antarmukanya dibuat lebih mirip desktop, sehingga penggunaan untuk produktivitas mobile terasa lebih serius di kelas harganya.

Layar, suara, dan ukuran yang mendukung mobilitas

Galaxy Tab A9+ memakai layar TFT LCD 11 inci dengan resolusi 1920 x 1200. Ukuran ini memberi ruang yang cukup lega untuk rapat virtual, mengolah dokumen, dan membuka beberapa aplikasi dalam satu waktu.

Bodi tablet ini dibuat tipis dengan ketebalan 6,9 mm. Desain seperti ini membantu perangkat tetap nyaman dibawa dan dipakai dalam durasi panjang saat berpindah tempat kerja atau kampus.

Untuk audio, Samsung membekali tablet ini dengan quad speaker Dolby Atmos. Kombinasi ini mendukung aktivitas seperti meeting online dan streaming agar terasa lebih nyaman.

Mesin kerja ringan yang masih relevan

Di sisi performa, Galaxy Tab A9+ menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 695. Samsung menyediakan RAM hingga 8GB dan storage hingga 128GB, yang cukup untuk multitasking ringan, meeting online, editing ringan, dan gaming kasual.

Bagi pengguna yang membutuhkan ruang simpan tambahan, tersedia slot microSD hingga 1TB. Opsi ini membantu saat menyimpan file kerja, presentasi, atau konten multimedia dalam jumlah besar.

Baterai dan konektivitas untuk aktivitas seharian

Tablet ini membawa baterai 7.040 mAh dengan fast charging 15W. Kapasitas tersebut menjadi salah satu alasan Galaxy Tab A9+ dianggap cocok untuk mobilitas harian, terutama bagi pengguna yang sering bekerja dari berbagai lokasi.

Untuk model tertentu, Samsung juga menyediakan varian dengan konektivitas 5G. Fitur ini ditujukan untuk membantu streaming, mengunduh file besar, dan menjalankan meeting online dengan lebih stabil saat berada di luar kantor atau di luar rumah.

Sistem dan ekosistem Samsung

Galaxy Tab A9+ hadir dengan Android 13 dan One UI Samsung. Di sisi keamanan, Samsung Knox tetap menjadi nilai tambah yang memperkuat posisinya sebagai tablet untuk kebutuhan kerja dan penggunaan harian.

Ekosistem perangkat Samsung juga membantu pengalaman pemakaian terasa lebih rapi dan terhubung. Dalam praktiknya, hal ini memperkuat kesan bahwa Galaxy Tab A9+ tidak hanya ditujukan untuk hiburan, tetapi juga untuk kebutuhan produktivitas yang lebih serius.

Dengan layar 11 inci, baterai besar, RAM hingga 8GB, dan split screen tiga aplikasi, Galaxy Tab A9+ tampil sebagai tablet yang cukup agresif di kelasnya. Perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin mendekati pengalaman laptop kerja ringan tanpa harus masuk ke perangkat yang lebih mahal.

Berita Terbaru