Galaxy Watch 9 Tinggalkan Classic, Ultra Makin Menekan dengan Baterai Besar

Author: Redaksi Android62

Galaxy Watch 9 series akan menjadi salah satu perubahan paling tegas dalam lini smartwatch Samsung karena varian Classic disebut akan disingkirkan. Arah barunya terlihat jelas: model standar untuk pemakaian harian dan model Ultra untuk kebutuhan yang lebih berat.

Pergeseran ini menandai strategi yang lebih sederhana, tetapi juga lebih tajam. Samsung tampaknya ingin memberi batas yang jelas antara pengguna yang mencari jam tangan pintar ringan dan mereka yang membutuhkan ketahanan ekstra, baterai besar, serta konektivitas yang lebih lengkap.

Ultra menjadi pusat perhatian

Galaxy Watch 9 Ultra diposisikan sebagai varian paling tangguh di keluarga ini. Model tersebut disebut membawa baterai 800 mAh, layar berbahan sapphire crystal, casing 47 mm, dan bezel markings yang menegaskan karakter perangkat untuk penggunaan berat.

Opsi warna untuk model Ultra belum diungkap. Namun detail yang beredar menunjukkan bahwa Samsung menyiapkan perangkat ini untuk pengguna yang sering beraktivitas di luar ruang atau membutuhkan daya tahan lebih lama sepanjang hari.

Fitur konektivitasnya juga dibuat lebih lengkap. Varian Ultra disebut mendukung GPS LTE 6.0, Wi‑Fi 6, ultra-wideband, dan LTE agar tetap terhubung meski jauh dari ponsel.

Model standar tetap dibuat akrab

Berbeda dari Ultra, Galaxy Watch 9 reguler tetap mempertahankan pendekatan yang lebih familier. Desainnya disebut sangat mirip dengan Galaxy Watch 8, dengan bodi aluminium dan pilihan ukuran 40 mm serta 44 mm.

Samsung juga menyiapkan warna cream, graphite, dan silver untuk model ini. Kombinasi tersebut membuat Galaxy Watch 9 reguler tetap terasa aman bagi pengguna kasual maupun profesional yang ingin smartwatch sederhana untuk dipakai sepanjang hari.

Model Ukuran Bahan/Desain Fitur Utama
Galaxy Watch 9 40 mm, 44 mm Bodi aluminium, mirip Galaxy Watch 8 Bluetooth, LTE, pengisian daya lebih cepat
Galaxy Watch 9 Ultra 47 mm Sapphire crystal, bezel markings Baterai 800 mAh, GPS LTE 6.0, Wi‑Fi 6, ultra-wideband, LTE

Chipset baru jadi perubahan besar

Salah satu pembaruan paling penting ada pada chipset. Samsung disebut beralih dari Exynos ke Snapdragon Wear Elite untuk Galaxy Watch 9 series, dan perubahan ini diharapkan membuat pengalaman pakai terasa lebih cepat dan lebih mulus.

Dampaknya mencakup navigasi aplikasi yang lebih lancar, multitasking yang lebih responsif, serta pelacakan olahraga dan notifikasi yang lebih sigap. Efisiensi daya juga diklaim ikut membaik, sehingga peningkatan performa tidak hanya berfokus pada kecepatan.

Fokus kesehatan tetap dipertahankan

Di luar perubahan desain dan performa, Samsung masih menempatkan fitur kesehatan sebagai fondasi utama. Kedua model disebut akan membawa Health Care Score untuk memberi gambaran umum kondisi kesehatan dengan insight yang lebih mudah dipahami.

Ada pula Daily Cardio Load Monitoring untuk memantau aktivitas kardiovaskular harian. Fitur ini diarahkan untuk membantu pengguna menilai intensitas latihan dan kebutuhan pemulihan secara lebih terukur.

Fitur Hearing Health Alerts juga ikut disiapkan. Sistem ini akan memberi peringatan saat pengguna terlalu lama berada di lingkungan bising, sebagai langkah menjaga kesehatan pendengaran dalam jangka panjang.

Jadwal rilis dan posisi harga

Galaxy Watch 9 series dijadwalkan meluncur pada Agustus 2026. Pengumuman resminya disebut akan berlangsung pada 22 Juli 2026, meski harga perangkat belum dikonfirmasi.

Meski begitu, ada indikasi bahwa Samsung akan menerapkan kenaikan tipis dibanding model sebelumnya. Perubahan itu dinilai sejalan dengan chipset baru, diferensiasi model yang lebih tegas, dan peningkatan fitur pada varian Ultra.

Bagi pengguna Galaxy Watch 8, peningkatan pada model reguler tampaknya bersifat bertahap. Karena itu, dorongan upgrade yang paling kuat justru mengarah ke Galaxy Watch 9 Ultra, terutama bagi mereka yang membutuhkan daya tahan, konektivitas, dan baterai yang lebih besar.

Source: www.geeky-gadgets.com
Berita Terbaru