Jalan rusak yang tertutup genangan air kerap menjadi jebakan bagi pengendara sepeda motor. Di kondisi seperti itu, motor bisa kehilangan kestabilan hanya karena lubang tidak terlihat dari kejauhan.
Karena itu, pengendara perlu menurunkan kecepatan sejak awal dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Ruang pandang yang cukup membantu membaca kondisi jalan lebih cepat dan memberi waktu untuk bereaksi bila ada permukaan jalan yang bergelombang atau berlubang.
Stang Perlu Tetap Stabil dan Rileks
Fathan Nayoda, Safety Riding & Community Supervisor Astra Motor Sumatera Selatan, mengingatkan bahwa jalan bergelombang dapat mengurangi kendali pengendara, terutama saat motor melaju kencang. Melalui kampanye #Cari_Aman, ia menekankan pentingnya menjaga setang tetap nyaman digenggam agar motor lebih mudah dikendalikan.
Posisi tubuh juga perlu dijaga tetap tegak saat melewati lubang. Setang yang lurus membantu motor tetap stabil ketika harus melintasi bagian jalan yang tidak rata.
Pengereman Bertahap Lebih Aman
Salah satu kesalahan yang perlu dihindari adalah pengereman mendadak di atas jalan berlubang. Tindakan itu dapat memicu motor tergelincir dan membuat pengendara kehilangan kendali.
Astra Motor Sumsel menyarankan pengereman dilakukan bertahap sebelum motor mencapai titik jalan rusak. Cara ini memberi kesempatan ban dan suspensi bekerja lebih aman saat melewati permukaan jalan yang menantang.
Waspada Saat Genangan Menutupi Lubang
Risiko menjadi lebih besar ketika lubang tertutup air. Dalam situasi itu, pengendara sulit menebak kondisi jalan sebenarnya sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan.
Kecepatan yang terlalu tinggi akan membuat waktu reaksi semakin sempit. Karena itu, melintas di area yang tergenang air sebaiknya dilakukan dengan lebih tenang dan penuh perhatian.
Kondisi Motor Juga Menentukan
Selain teknik berkendara, kondisi kendaraan tidak boleh diabaikan. Pemeriksaan rutin pada ban dan suspensi penting dilakukan agar motor tetap nyaman dan aman dipakai di berbagai kondisi jalan.
Astra Motor Sumsel menilai keselamatan berkendara berawal dari kebiasaan sederhana yang konsisten. Fokus, kecepatan aman, dan jarak aman menjadi bekal utama saat pengendara harus melintasi jalan rusak yang sulit diprediksi.
