Samsung Galaxy Watch Ultra2 disebut akan menggabungkan dua hal yang biasanya sulit disatukan pada smartwatch premium, yakni bodi lebih ramping dan baterai berkapasitas besar. Bocoran terbaru menyebut perangkat ini 12% lebih tipis dibanding generasi pertama, sementara kapasitas baterainya mencapai 800 mAh.
Jika angka tersebut sesuai produk final, perubahan fisiknya dapat terasa signifikan bagi pengguna yang mengenakan jam tangan sepanjang hari. Galaxy Watch Ultra generasi pertama memiliki ketebalan 12,1 mm, sehingga model baru diperkirakan berada di kisaran 10,6 mm.
Selisih Ketebalan yang Berarti
Pengurangan sekitar 1,5 mm tampak kecil di atas kertas, tetapi dapat memengaruhi kenyamanan perangkat di pergelangan tangan. Pendekatan ini menunjukkan Samsung kemungkinan berupaya menyempurnakan bentuk seri Ultra tanpa meninggalkan karakter utamanya.
| Model | Ketebalan | Kapasitas Baterai |
|---|---|---|
| Galaxy Watch Ultra | 12,1 mm | Tidak disebutkan |
| Galaxy Watch Ultra2 | Sekitar 10,6 mm | 800 mAh |
Detail baterai 800 mAh menjadi salah satu informasi paling menonjol dalam materi render yang beredar. Kapasitas tersebut muncul bersamaan dengan beberapa klaim perangkat keras dan ketahanan yang mengarah pada posisi Galaxy Watch Ultra2 sebagai smartwatch untuk penggunaan berat.
Meski demikian, kapasitas baterai belum secara langsung menggambarkan durasi pemakaian sebenarnya. Daya tahan perangkat tetap akan bergantung pada optimasi sistem, layar, konektivitas, serta pola penggunaan yang belum dijelaskan dalam bocoran ini.
Layar 5.000 Nit dan Rangka Titanium
Galaxy Watch Ultra2 juga disebut membawa layar dengan tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nit. Angka itu mengindikasikan fokus pada keterbacaan layar ketika perangkat digunakan di bawah cahaya yang sangat terang.
Untuk bodinya, Samsung dikabarkan tetap memakai rangka titanium. Material tersebut telah menjadi bagian dari penempatan seri Ultra sebagai perangkat premium yang mengutamakan ketahanan fisik.
| Komponen | Detail Bocoran |
|---|---|
| Chipset | Snapdragon Wear Elite |
| Baterai | 800 mAh |
| Layar | Kecerahan puncak 5.000 nit |
| Ketahanan | IP69K untuk debu dan air |
| Material rangka | Titanium |
Materi bocoran itu juga menyebut sertifikasi IP69K untuk perlindungan terhadap debu dan air. Informasi tersebut perlu menunggu pengumuman Samsung karena kemampuan ketahanan perangkat biasanya disertai ketentuan penggunaan yang lebih rinci.
Chip Baru dalam Render Bocoran
Menurut GSMArena, render yang tersebar turut mencantumkan chipset Snapdragon Wear Elite sebagai penggerak Galaxy Watch Ultra2. Nama chipset ini muncul bersama sejumlah spesifikasi lain yang belum dikonfirmasi langsung oleh Samsung.
Render beresolusi rendah tersebut dibagikan oleh Evan Blass, pembocor yang dikenal melalui akun @evleaks. Tampilan materinya menyerupai bahan promosi resmi, tetapi status seluruh informasi di dalamnya masih berupa bocoran.
Desain Ultra Masih Dipertahankan
Dari gambar yang beredar, Galaxy Watch Ultra2 tidak tampak mengubah identitas visual pendahulunya secara drastis. Bentuk keseluruhan masih mudah dikenali sebagai smartwatch Ultra dari Samsung, dengan penyesuaian yang lebih menitikberatkan pada bodi dan komponen internal.
Strategi tersebut dapat membuat pembaruan generasi kedua lebih berfokus pada penyempurnaan daripada perubahan desain total. Bodi yang lebih tipis, baterai besar, layar terang, dan rangka titanium menjadi kombinasi utama yang disorot dalam bocoran ini.
Samsung dijadwalkan menggelar acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli. Galaxy Watch Ultra2 diperkirakan akan diperkenalkan bersama Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Flip8, dan Galaxy Watch9.
Render yang beredar belum mengungkap kemampuan lengkap maupun detail ketersediaan perangkat. Pengumuman resmi Samsung nantinya akan menentukan apakah seluruh spesifikasi yang disebutkan, termasuk baterai 800 mAh dan ketebalan sekitar 10,6 mm, benar-benar hadir pada produk final.
Source: www.gsmarena.com






