Target AI Inggris Terancam Krisis Air, Pusat Data Bisa Menyedot 19,8 Juta Liter per Hari

Target Inggris untuk melipatgandakan kapasitas pusat data demi pertumbuhan AI berpotensi menaikkan kebutuhan air minum hingga 19,8 juta liter per hari pada 2030. Angka itu tiga kali lebih tinggi daripada perkiraan konsumsi pusat data saat ini yang mencapai 6,6 juta liter per hari.

Lonjakan tersebut memunculkan persoalan serius karena sebagian besar fasilitas digital Inggris berdiri di wilayah dengan tekanan pasokan air tinggi. Water UK memperingatkan kebutuhan pusat data belum diperhitungkan secara memadai dalam proyeksi pemerintah.

Kebutuhan Air Pusat Data Inggris

SituasiKebutuhan AirKeterangan
Pusat data saat ini6,6 juta liter per hariPerkiraan Water UK
Kapasitas naik tiga kali lipat pada 203019,8 juta liter per hariSejalan target pemerintah
Usulan sebagian pengembang di wilayah Affinity WaterHingga 3 juta liter per hariSetara sekitar 3.500 rumah saat permintaan puncak

Tekanan paling jelas terlihat di area layanan Affinity Water, yang mencakup Slough, lokasi dengan konsentrasi pusat data terbesar di Inggris. Perusahaan penyedia air itu menyatakan sekitar 125 pusat data sedang diajukan atau dibangun di wilayah layanannya.

Sejumlah pengembang di area tersebut mengajukan kebutuhan pasokan hingga 3 juta liter per hari. Dalam periode permintaan tertinggi, volume itu setara kebutuhan air sekitar 3.500 rumah.

Wilayah Kering Menjadi Pusat Pertumbuhan

Lebih dari tiga perempat pusat data Inggris berada di selatan dan timur negara itu. Dua kawasan tersebut sudah menghadapi tekanan air yang besar, terutama ketika gelombang panas terjadi dan curah hujan menurun.

Beberapa daerah bahkan telah menerapkan pembatasan penggunaan selang air. Penambahan fasilitas yang bergantung pada pendinginan berintensitas tinggi dapat memperketat persaingan terhadap pasokan yang sama.

Pusat data memakai air secara langsung untuk mengendalikan panas dari server. Air digunakan dalam sistem pendingin, chiller, dan pengatur kelembapan agar perangkat komputasi dapat beroperasi secara stabil.

Konsumsi air juga muncul secara tidak langsung melalui kebutuhan listrik yang besar. Infrastruktur digital berkapasitas tinggi membutuhkan energi dalam jumlah besar, yang turut berkaitan dengan penggunaan air dalam sistem penyediaan energi.

Proyeksi Pemerintah Dinilai Belum Memasukkan Pusat Data

Water UK, organisasi yang mewakili perusahaan penyedia air di Inggris dan Irlandia Utara, menyampaikan kekhawatiran itu kepada anggota parlemen. Organisasi tersebut menilai proyeksi kebutuhan air pemerintah belum memasukkan pertumbuhan pusat data.

Kerangka nasional sumber daya air yang diterbitkan Badan Lingkungan Inggris pada Juni 2025 juga disorot dalam peringatan tersebut. Menurut Water UK, dokumen itu belum memperkirakan kebutuhan air pusat data meski pemerintah ingin memperbesar kapasitasnya untuk mendukung AI.

“Tampaknya ada asumsi bahwa negara akan selalu memiliki cukup air untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Kenyataannya justru jauh dari itu,” tulis Water UK dalam pernyataan yang dikutip The Guardian.

Risiko Konflik Saat Kekeringan

Water UK meminta pemerintah menetapkan prioritas penggunaan air ketika kekeringan terjadi. Pedoman itu dinilai penting untuk mencegah konflik antara kebutuhan rumah tangga, industri, dan pembangunan pusat data baru.

Peringatan tersebut muncul di tengah proyeksi House of Lords pada Mei bahwa Inggris dapat kekurangan pasokan air publik hingga 5 miliar liter per hari pada 2055. Water UK menilai pembangunan pusat data tambahan di kawasan yang tertekan pasokannya akan sulit dilakukan tanpa perubahan kebijakan.

Pemerintah Inggris menyatakan pertumbuhan AI harus berjalan bersama pembangunan berkelanjutan dan perlindungan pasokan air. Pemerintah juga menyebut sedang mencari alternatif untuk menekan dampak pusat data terhadap konsumsi air dan limbah.

Untuk menghadapi permintaan yang meningkat, pemerintah menyiapkan investasi infrastruktur dalam jumlah besar. Rencana itu juga mencakup pembangunan sembilan bendungan baru untuk membantu menjamin ketersediaan pasokan.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terkait