Samsung tampak semakin dekat membawa ponsel lipat berdesain lebar ke India setelah perangkat yang diyakini sebagai Galaxy Z Fold 8 Wide muncul di situs sertifikasi BIS. Kemunculan ini menjadi petunjuk kuat bahwa jalur peluncuran resminya di pasar tersebut sudah mulai terbuka.
Perangkat itu muncul dengan nomor model SM-D647B dan tercatat pada 5 Juni 2026. Walau tidak menampilkan rincian teknis, daftar tersebut menandakan perangkat sedang dipersiapkan untuk memenuhi persyaratan sebelum dipasarkan di India.
Sertifikasi BIS jadi penanda awal peluncuran
BIS atau Bureau of Indian Standards adalah lembaga resmi yang menangani standardisasi, penandaan, dan sertifikasi kualitas barang di India. Setiap smartphone yang akan dijual secara resmi di negara itu harus melewati proses ini lebih dulu.
Karena itu, kemunculan model tersebut di basis data BIS sering dibaca sebagai tanda bahwa peluncuran resmi tidak lagi jauh. Dalam kasus Samsung, langkah administratif seperti ini kerap menjadi salah satu sinyal paling awal sebelum pengumuman pasar.
Desain lebih lebar, bukan sekadar penyegaran generasi
Nama Galaxy Z Fold 8 Wide menonjol karena mengarah pada pendekatan desain yang berbeda dari lini Fold saat ini. Perangkat ini disebut tengah disiapkan sebagai ponsel lipat bergaya passport-style pertama Samsung.
Istilah itu merujuk pada bodi yang lebih pendek dan lebih lebar dibanding model Fold biasa. Jika bocoran ini akurat, Samsung bisa menawarkan pengalaman yang berbeda saat perangkat dipakai dalam kondisi tertutup maupun terbuka.
Perubahan format seperti ini berpotensi memengaruhi kenyamanan mengetik, membaca, dan menjalankan aplikasi pada layar luar. Bagi pengguna, desain yang lebih lebar juga bisa memberi rasa pakai yang lebih dekat ke perangkat kompak tanpa mengorbankan layar utama yang besar.
Bocoran spesifikasi yang paling menonjol
Sejumlah bocoran sebelumnya menyebut Galaxy Z Fold 8 Wide bakal menjadi ponsel lipat paling ringan dengan bobot 201 gram. Angka itu disebut 14 gram lebih ringan dari Galaxy Z Fold 7 dan 28 gram lebih ringan dari Huawei Pura X Max.
Yang menarik, bobot yang lebih ringan itu dikabarkan tidak mengurangi kapasitas daya. Perangkat ini disebut tetap membawa baterai 4.800mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W.
Untuk layar, bocoran menyebut panel lipat berukuran 7,6 inci, sedangkan layar penutupnya berukuran 5,4 inci. Di bagian dapur pacu, perangkat ini dikaitkan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM LPDDR5X, serta penyimpanan UFS 4.1.
Pada sektor kamera, susunan yang beredar disebut mencakup kamera utama 50 MP dan kamera ultra-wide 50 MP. Di samping itu, perangkat ini juga sempat terlihat dalam gambar penggunaan nyata yang ramai dibicarakan, memperkuat dugaan bahwa pengumuman resminya semakin dekat.
Nama komersialnya masih mungkin berubah
Meski listing BIS mengarah ke perangkat yang banyak disebut sebagai Galaxy Z Fold 8 Wide, nama akhirnya belum tentu sama saat diluncurkan. Samsung disebut masih bisa menyederhanakan penamaan menjadi Galaxy Z Fold 8.
Dalam skenario lain, model reguler Galaxy Z Fold 8 justru dikabarkan berpeluang berganti nama menjadi Galaxy Z Fold 8 Ultra. Perubahan nomenklatur seperti ini masih berupa bocoran, tetapi cukup penting karena dapat memengaruhi posisi produk di lini foldable Samsung.
Soal waktu rilis, perangkat ini diperkirakan meluncur pada ajang Galaxy Unpacked bulan Juli 2026. Ada pula kabar bahwa model ini bisa hadir lebih dulu daripada iPhone Fold yang disebut akan meluncur bulan depan.
Untuk saat ini, petunjuk terkuat tetap berasal dari kemunculannya di BIS dengan nomor model SM-D647B. Selama Samsung belum mengumumkan detail resmi, nama akhir, spesifikasi, dan posisi produk ini masih berada di wilayah bocoran, meski arah peluncurannya di India kini terlihat semakin jelas.
