Garmin Beta 22.27 datang dengan paket perbaikan yang cukup padat untuk smartwatch premiumnya. Bukan cuma satu atau dua gangguan kecil, pembaruan ini merapikan 15 bug sekaligus yang menyentuh stabilitas, navigasi, notifikasi, hingga fitur bawaan pada beberapa model andalan Garmin.
Pembaruan ini ditujukan untuk Enduro 3, Fenix E, Fenix 8, Quatix 8, Tactix 8, dan lini Fenix 8 Pro. Untuk pengguna yang rutin memakai jam tangan ini buat olahraga, navigasi, dan aktivitas harian, daftar perbaikannya terasa penting karena menyentuh fungsi yang paling sering dipakai.
Stabilitas jadi prioritas utama
Bagian yang paling menonjol dari Beta Version 22.27 ada pada sisi kestabilan. Garmin memperbaiki kemungkinan crash saat menutup notifikasi, saat memulai atau menjalankan aktivitas, saat memakai LiveTrack, serta saat memperbarui file audio prompt bersamaan dengan pembaruan perangkat lunak.
Garmin juga menambal bug estimasi baterai ketika pengguna berpindah mode daya untuk aktivitas. Perbaikan ini penting karena mode daya sering dipakai untuk menyeimbangkan akurasi pelacakan dan efisiensi baterai di jam tangan multisport.
Di sisi navigasi, Garmin turut membenahi fitur Sight N’ Go yang sebelumnya bisa membuat perangkat tersangkut di aktivitas peta. Untuk pengguna yang sering mengandalkan panduan arah di lapangan, koreksi ini membantu mengurangi gangguan saat berpindah rute.
Notifikasi, musik, dan cuaca ikut disentuh
Pembaruan ini juga memperbaiki beberapa bagian antarmuka yang berkaitan langsung dengan pemakaian harian. Garmin menambal masalah long-press dan swipe-down yang tidak berfungsi ketika notification center dimatikan.
Aplikasi musik juga mendapat perhatian, terutama pada kondisi ketika marquee berhenti saat always display aktif kembali. Sementara itu, aplikasi cuaca diperbaiki untuk kasus data weather yang tidak ikut diperbarui ketika aplikasi dibuka.
Ada pula koreksi pada animasi boot yang sebelumnya tidak lagi diputar. Meski terlihat kecil, gangguan seperti ini bisa membuat perangkat terasa kurang normal saat dinyalakan.
Untuk fitur pesan penonton, Garmin memperbaiki kasus ketika pesan masuk tidak memicu getaran atau suara. Ini relevan bagi pengguna yang memantau aktivitas saat event langsung atau saat fitur notifikasi dibutuhkan secara aktif.
Perbaikan yang lebih spesifik pada aktivitas olahraga
Sebagian bug yang dibenahi menyasar aktivitas tertentu. Garmin memperbaiki tombol down yang tidak bekerja saat pengguna memilih tingkat kesulitan untuk aktivitas panjat tebing dan bouldering.
Perusahaan juga membetulkan track detection yang aktif pada aktivitas trail run. Koreksi seperti ini penting agar perilaku perangkat tetap sesuai dengan jenis olahraga yang dipilih dan tidak menimbulkan hasil yang keliru.
Pada Tactix 8, Garmin memperbaiki fitur night vision colour shift yang sebelumnya tidak bekerja sebagaimana mestinya. Perbaikan ini menjadi salah satu koreksi yang sifatnya lebih spesifik untuk model tertentu.
Rilis masih bertahap di Beta Program
Garmin menyebut Beta Version 22.27 baru tersedia untuk sekitar 50 persen peserta Beta Program. Artinya, sebagian pengguna Enduro 3, Fenix E, Quatix 8, atau Tactix 8 masih mungkin tetap memakai versi beta yang lebih lama untuk sementara waktu.
Pembaruan ini juga datang setelah Garmin lebih dulu merilis Beta Version 22.24, lalu beralih ke v22.26, sebelum akhirnya digantikan oleh v22.27. Dalam jalur firmware 22.xx, Garmin masih disebut akan merilis beta tambahan sebelum pengembangan masuk ke kanal stabil.
Secara total, Garmin telah menangani 15 bug dalam rentang perubahan dari Beta Version 22.24 sampai 22.27. Dari jumlah itu, hanya enam yang merupakan perubahan baru sejak v22.26, sehingga v22.27 lebih terlihat sebagai penyempurnaan lanjutan ketimbang awal dari daftar perbaikan baru.
Selain bug fix, Garmin juga memperbarui terjemahan pada firmware ini. Pembaruan bahasa memang tidak sekrusial perbaikan crash atau navigasi, tetapi tetap membantu menjaga konsistensi antarmuka di berbagai wilayah dan pasar.
Source: www.notebookcheck.net






