Geely Emgrand i-HEV Pecahkan Rekor Irit BBM, Prius Tertinggal dalam Uji Jalan

Geely Auto kembali menarik perhatian pasar hybrid lewat Emgrand i-HEV generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada 16 Juni 2026. Mobil ini mencuri sorotan karena mencatat konsumsi bahan bakar 2,22 liter per 100 kilometer dalam uji jalan raya dan sekaligus meraih Rekor Dunia Guinness.

Dalam pengujian di Pulau Hainan, Emgrand i-HEV disebut menjadi kendaraan hybrid produksi massal dengan konsumsi bahan bakar terendah. Geely juga menyampaikan hasil itu lebih dari 12 persen lebih rendah dibandingkan capaian Toyota Prius dalam kondisi pengujian serupa.

Mesin Lebih Efisien, Tenaga Lebih Besar

Emgrand i-HEV generasi kelima dibangun di atas platform modular global BMA Evo terbaru milik Geely. Sedan ini memakai konfigurasi motor ganda P1+P3 yang dipadukan dengan sistem penggerak listrik terintegrasi 11-in-1.

Di sektor tenaga, motor penggeraknya disebut mampu menghasilkan output maksimum 230 kW atau setara 308 hp. Geely mengklaim angka itu 1,72 kali lebih besar dibandingkan daya yang umumnya dihasilkan sistem hybrid Jepang.

Teknologi tersebut memungkinkan mobil beroperasi dalam tiga mode, yaitu listrik murni, hybrid paralel, dan penggerak langsung. Sistemnya dirancang untuk menyesuaikan distribusi tenaga sesuai kebutuhan, mulai dari lalu lintas perkotaan, perjalanan tol, hingga akselerasi cepat.

Dalam pengujian berdasarkan standar WLTC, sistem penggerak listrik disebut mendominasi lebih dari 80 persen skenario penggunaan kendaraan. Kondisi itu membuat waktu kerja mesin berkurang lebih dari 27 persen dibandingkan sistem hybrid konvensional.

Emgrand i-HEV juga dapat melaju dalam mode listrik murni hingga kecepatan 66 km per jam. Geely menyebut respons sistemnya hanya 10 milidetik, dengan kemampuan berakselerasi dari 0 hingga 30 km per jam dalam 1,84 detik.

Fokus Utama Ada pada Efisiensi

Meski angka 2,22 liter per 100 kilometer menjadi sorotan utama, data pengajuan kepada Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi mencatat konsumsi bahan bakar resmi kendaraan ini sebesar 3,83 liter per 100 kilometer. Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa hasil uji jalan raya dan data administratif berada pada konteks pengukuran yang berbeda.

Geely menempatkan efisiensi sebagai fokus utama melalui sistem Star Smart AI Cloud Power 2.0. Teknologi ini memakai kecerdasan buatan untuk memantau suhu lingkungan, kelembaban udara, ketinggian wilayah, hingga kemiringan jalan secara real time.

Data itu lalu dipakai untuk menentukan kombinasi tenaga mesin dan motor listrik yang paling efisien. Menurut Geely, sistem ini mampu meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan lebih dari 10 persen.

Kabin Dibuat Lebih Senyap

Selain hemat bahan bakar, Geely juga menaruh perhatian pada kenyamanan berkendara. Emgrand i-HEV dibekali teknologi kontrol kebisingan aktif EOC dan sistem prediksi posisi berhenti mesin yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan.

Kedua teknologi itu diklaim mampu mengurangi getaran saat mesin menyala hingga 32,7 persen. Tingkat kebisingan di kabin juga disebut hanya 1 desibel lebih tinggi dibandingkan kendaraan listrik berbasis baterai.

Sedan ini turut menggunakan baterai berkecepatan tinggi berkapasitas 1 kWh. Baterai tersebut dirancang untuk menggabungkan bobot ringan, kemampuan penyaluran daya tinggi, dan efisiensi pemulihan energi.

Peluncuran Emgrand i-HEV berlangsung di tengah pertumbuhan bisnis kendaraan energi baru Geely yang terus menguat. Pada 1 Juni 2026, Geely Auto melaporkan total penjualan grup sepanjang Mei 2026 mencapai 237.637 unit.

Penjualan kendaraan energi baru menyumbang 133.355 unit atau sekitar 56 persen dari total itu. Di sisi lain, penjualan ekspor Geely mencapai 85.144 unit, naik 184 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi ekspor bulanan perusahaan.

Berita Terkait