Google semakin serius menjadikan Gemini sebagai asisten yang benar-benar bekerja untuk pengguna, bukan sekadar chatbot yang merespons pertanyaan. Fokus terbarunya ada pada tugas-tugas yang biasanya menyita waktu, seperti memantau inbox, mengikuti belanja lintas toko, sampai merangkum informasi penting tanpa harus dibuka satu per satu.
Perubahan ini menunjukkan arah yang jelas: Gemini sedang diposisikan sebagai lapisan kerja yang aktif di banyak produk inti Google. Banyak fungsi baru yang diperkenalkan bukan untuk sekadar terlihat canggih, melainkan untuk memangkas langkah kecil dalam pekerjaan harian yang sering dilakukan secara manual.
Asisten yang tetap aktif di latar belakang
Salah satu pembaruan yang paling menonjol adalah Gemini Spark, agen AI pribadi yang bisa berjalan 24 jam penuh di latar belakang. Karena berbasis cloud, Spark tetap aktif meski laptop ditutup atau ponsel dikunci.
Google mencontohkan Spark untuk memantau tagihan kartu kredit yang mencurigakan dan melacak informasi dari sekolah anak. Hasil pemantauan itu kemudian bisa dirangkum langsung ke Gmail untuk memudahkan pengguna melihat hal penting tanpa harus mencari sendiri.
Meski begitu, Spark belum memiliki semua kemampuan yang diharapkan dari asisten penuh. Saat ini, Spark belum bisa browsing lokal, mengirim pesan, atau mengirim email secara langsung, walaupun fitur-fitur itu dijanjikan menyusul.
Google juga memberi batas tegas untuk tindakan penting. Spark tidak akan mengeluarkan uang atau mengirim email tanpa persetujuan eksplisit dari pengguna.
Ringkasan harian dan pencarian inbox yang lebih kontekstual
Bersama Spark, Google juga memperkenalkan Daily Brief. Fitur ini mirip Daily Hub di Pixel 10, tetapi dirancang untuk menggabungkan pembaruan dari Gmail, Calendar, dan aplikasi Google lain dalam tampilan yang lebih ringkas.
Daily Brief tidak hanya mengumpulkan informasi. Google menyebut fitur ini bisa memprioritaskan tugas secara otomatis berdasarkan tujuan pengguna dan memberi saran langkah berikutnya yang perlu dilakukan.
Untuk pengguna yang sering membuka banyak aplikasi hanya untuk mengecek agenda dan pesan penting, pendekatan seperti ini berpotensi menghemat banyak waktu. Kedua fitur tersebut mulai digulirkan untuk pelanggan Google AI Ultra di Amerika Serikat.
Di sisi Gmail, Google memperluas AI Inbox sehingga Gmail bisa berubah menjadi dashboard yang lebih personal untuk tugas, pembaruan, dan informasi penting berbasis Gemini. Ada juga Gmail Live, yang memungkinkan pencarian isi inbox dilakukan secara percakapan.
Dengan cara ini, pengguna tidak perlu selalu menebak kata kunci yang tepat. Google memberi contoh pencarian nomor penerbangan untuk perjalanan hari ini yang bisa dilakukan langsung lewat percakapan.
Belanja lintas toko dibuat lebih rapi
Gemini juga mendapat peran baru di area belanja lewat Universal Cart. Setelah pengguna menambahkan produk saat menjelajah Search atau mengobrol dengan Gemini, sistem akan melacak perkembangan barang itu di latar belakang.
Google menyebut Universal Cart bisa memantau penurunan harga, ketersediaan stok, histori harga, dan memberi notifikasi saat produk kembali tersedia. Fitur ini juga dibuat lintas peritel, sehingga barang dari Amazon, Walmart, Nike, atau Target bisa dipantau dalam satu tempat.
Ada pula kemampuan tambahan untuk membantu saat pengguna menyusun PC rakitan. Gemini bisa memeriksa kompatibilitas agar komponen yang tidak cocok tidak ikut masuk keranjang.
Sistem bahkan dapat membaca kartu yang tersimpan di Google Wallet dan merekomendasikan metode pembayaran yang paling menguntungkan untuk cashback, reward, atau penghematan.
Search ikut berubah jadi lebih fleksibel
Google Search kini tidak lagi bergantung pada teks saja. Pengguna bisa menggabungkan teks, gambar, video, dan tab Chrome ke dalam satu kueri pencarian.
Search juga mendapat Search Agents yang bekerja mirip Gemini Spark, dengan kemampuan berjalan di latar belakang 24 jam penuh untuk memantau informasi penting. Google memberi contoh penggunaannya untuk memantau saham atau mencari properti berdasarkan lokasi, anggaran, dan ukuran tertentu.
Untuk tugas yang berulang, Google menambahkan dashboard khusus dan tracker yang disebut mini apps personal. Fitur ini ditujukan untuk alur kerja seperti merencanakan pernikahan, melacak target nutrisi, atau mengelola proyek jangka panjang, dan mulai digulirkan nanti pada musim panas ini untuk pelanggan AI Pro dan AI Ultra di Amerika Serikat.
Video, gambar, dan audio dalam satu alur
Google juga mengubah cara pengguna berinteraksi dengan video lewat Gemini Omni. Nama Veo yang lebih lama digantikan, lalu pengguna bisa mengedit video lewat perintah percakapan di dalam Gemini.
Instruksi sederhana seperti menambahkan cinematic zoom atau mengganti latar belakang bisa langsung dijalankan sistem. Omni juga mendukung beberapa jenis input sekaligus, termasuk teks, gambar, video, dan audio.
Google mengatakan kemampuan ini ditopang arsitektur penalaran Gemini yang membuat sistem lebih paham fisika dunia nyata, seperti gravitasi, gerak, dan interaksi objek. Model pertama di keluarga ini adalah Gemini Omni Flash, yang mulai tersedia di aplikasi Gemini untuk pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra.
