Gemini Nano V3 Ternyata Masih Menuntut 12GB RAM, Dimensity 8550 Belum Cukup dengan 8GB

Author: Redaksi Android62

MediaTek memperkenalkan Dimensity 8550 dengan satu pesan yang paling menonjol: chip ini sudah membawa dukungan resmi untuk Gemini Nano V3 dari Google. Namun, kehadiran dukungan AI itu tidak berarti semua ponsel yang memakainya langsung bisa menjalankan fitur Gemini Intelligence.

Syarat perangkat tetap menjadi penentu utama. Salah satu batas yang disebut adalah RAM minimal 12GB, sehingga ponsel dengan RAM 8GB belum cukup untuk mengaktifkan fitur AI Google tersebut meski sudah memakai Dimensity 8550.

AI jadi nilai jual utama

Dimensity 8550 hadir dengan NPU 880 dan LLM Booster baru untuk menjalankan pemrosesan AI langsung di perangkat. Dengan begitu, sebagian tugas kecerdasan buatan dapat diproses tanpa koneksi internet.

Meski begitu, dukungan di tingkat chipset belum otomatis mengubah semua perangkat menjadi ponsel AI penuh. Implementasi akhirnya tetap bergantung pada konfigurasi masing-masing perangkat, termasuk kapasitas memori yang tersedia.

Spesifikasinya dekat dengan Dimensity 8500

Di luar tambahan pada sisi AI, Dimensity 8550 pada dasarnya sangat mirip dengan Dimensity 8500. Chip ini masih memakai proses 4nm dari TSMC dan membawa delapan inti Cortex-A725.

Susunan CPU-nya terdiri dari satu inti utama 3,4GHz, tiga inti pada 3,2GHz, dan empat inti lain 2,2GHz. Untuk grafis, MediaTek masih menggunakan Mali-G720 MC8.

Layar, kamera, dan video tetap ditangani lengkap

Di sektor visual, GPU pada chip ini mendukung layar 1440p dengan refresh rate hingga 144Hz. Untuk kebutuhan multimedia, Dimensity 8550 mendukung perekaman video 4K 60fps dan pemutaran AV1.

Kemampuan kameranya juga tetap tinggi, dengan dukungan sensor hingga 320MP. Kombinasi ini membuat chip tersebut masih cocok untuk ponsel kelas atas yang menonjolkan fotografi resolusi tinggi.

Konektivitas dan memori tidak banyak berubah

Dimensity 8550 juga masih membawa dukungan 5G dengan dual SIM dual active. Selain itu, tersedia Wi‑Fi 6E dan Bluetooth 5.4 untuk konektivitas nirkabel.

Di sisi memori dan penyimpanan, chip ini kompatibel dengan LPDDR5X hingga 9.600Mbps serta UFS 4.0. Susunan ini memperlihatkan bahwa MediaTek tidak membangun platform baru dari nol, melainkan memberi penyegaran terukur dengan fokus pada kesiapan AI generatif di perangkat.

Sudah masuk ke beberapa ponsel

Sejumlah perangkat dengan Dimensity 8550 sudah mulai muncul di pasar. Honor 600 Pro menjadi salah satu model yang memakai chip ini.

Oppo juga telah mengumumkan Reno 16 dengan Dimensity 8550. Kehadiran dua perangkat itu menunjukkan adopsi chip baru berjalan cepat, meski peningkatan teknisnya tidak terlalu lebar.

Bagi pembeli, nama chipset saja kini tidak cukup untuk membaca kemampuan AI sebuah ponsel. RAM 12GB, dukungan Gemini Nano V3, dan kelas perangkat tetap menjadi faktor yang menentukan apakah fitur AI Google benar-benar aktif atau tidak.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terbaru