Situasi di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan kembali normal kurang dari 20 menit setelah sempat memanas akibat saling ejek antara suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung. Tidak ada korban luka, tidak ada kerusakan fasilitas, dan operasional penerbangan tetap berjalan seperti biasa.
Penanganan cepat di area keberangkatan domestik itu membuat ketegangan tidak berkembang menjadi bentrokan fisik. Dua kelompok penumpang yang terlibat juga tetap bisa melanjutkan perjalanan masing-masing sesuai jadwal penerbangan yang sudah ditentukan.
Peristiwa tersebut terjadi di ruang tunggu keberangkatan domestik, tepatnya di area komersial depan Gate 4. Suasana mulai panas setelah ada provokasi verbal dari salah satu kelompok, lalu dibalas oleh kelompok lainnya.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyebut kejadian itu berlangsung sekitar pukul 11.36 Wita. Setelah ketegangan muncul, petugas Aviation Security langsung bergerak bersama personel Polsek Kawasan Bandara untuk mencegah konflik meluas.
Langkah pertama yang dilakukan petugas adalah memisahkan dua kelompok agar tidak terjadi kontak fisik. Pengamanan dilakukan dengan pengawalan ketat supaya situasi tetap terkendali di area tunggu penumpang.
Pemisahan kelompok dilakukan cepat
Dalam pengaturan di lapangan, satu kelompok diarahkan ke Gate 1 dan kelompok lainnya ke Gate 10. Pemisahan itu disertai penyekatan area tunggu agar tidak ada gesekan lanjutan di antara para penumpang.
Petugas juga mendampingi penumpang sampai mereka masuk ke pesawat masing-masing. Selama proses itu, layanan bandara tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.
Iwan mengapresiasi tindakan petugas yang dinilainya sigap dan terukur dalam meredam ketegangan. Ia menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama pengelola bandara.
Penerbangan tetap berjalan normal
Koordinasi cepat antara Avsec dan kepolisian membuat situasi kembali aman dalam waktu singkat. Manajemen bandara menyebut kondisi sudah normal lagi dalam waktu kurang dari 20 menit.
Dua kelompok penumpang tetap terbang dengan penerbangan masing-masing, yakni Garuda Indonesia GA 567 dan Super Air Jet IU 603. Tidak ada dampak terhadap jadwal keberangkatan maupun operasional penerbangan di bandara.
Insiden ini menunjukkan bahwa gesekan verbal di ruang publik dapat cepat membesar jika tidak segera dipisahkan. Karena itu, pengelola Bandara SAMS Sepinggan kembali mengimbau seluruh pengguna jasa untuk menjaga ketertiban selama berada di area bandara.
Imbauan tersebut diberikan agar suasana transportasi udara tetap aman, nyaman, dan bebas dari perselisihan antarkelompok penumpang. Dalam kejadian ini, respons cepat petugas menjadi faktor utama yang membuat keadaan tidak meluas.
Source: mediaindonesia.com






