Google Maps Paling Aman untuk Lacak Nomor HP, WhatsApp Ternyata Punya Batas

Author: Redaksi Android62

Jika yang dicari adalah cara paling jelas dan paling aman untuk memantau lokasi nomor HP, Google Maps menjadi opsi yang paling masuk akal. Fitur berbagi lokasi real-time di layanan itu bekerja dengan persetujuan pemilik perangkat, sehingga posisi yang muncul lebih mudah dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, metode yang kerap dikaitkan dengan WhatsApp memang sering disebut praktis, tetapi hasilnya tidak selalu akurat. Perbedaan inilah yang membuat pelacakan lokasi lewat fitur resmi lebih aman dibandingkan pendekatan berbasis perkiraan.

Google Maps mengandalkan izin dan GPS

Google Maps menyediakan fitur berbagi lokasi secara langsung yang bisa dipakai untuk melihat posisi pengguna lain, selama pemilik perangkat menyetujui akses tersebut. Cara ini dinilai lebih transparan karena lokasi yang dibagikan berasal dari GPS dan kontrol ada di tangan pemilik ponsel.

Langkah yang disebutkan dimulai dengan membuka Google Maps, lalu masuk ke menu Daftar Teman atau Friend List. Setelah itu, pengguna dapat memilih Tambah Teman atau Add Friend dan mengundang nomor HP yang ingin dilacak.

Undangan itu harus diterima lebih dulu oleh pengguna yang bersangkutan. Jika fitur berbagi lokasi aktif, lokasi terkini akan tampil otomatis saat kontak dibuka di Google Maps.

Metode serupa juga dapat dilakukan dari ponsel target melalui menu Lokasi dan Bagikan Lokasi. Pemilik perangkat bisa menentukan durasi berbagi, misalnya selama satu jam atau sampai dimatikan, lalu mengirim izin pemantauan ke alamat email atau nomor tujuan.

WhatsApp lebih dekat ke perkiraan lokasi

WhatsApp sering disebut bisa dipakai untuk mengetahui lokasi seseorang lewat WhatsApp Web. Cara yang beredar memanfaatkan alamat IP yang muncul ketika komunikasi berlangsung, bukan posisi GPS yang sesungguhnya.

Proses yang dijelaskan dimulai dengan membuka WhatsApp Web dan masuk ke percakapan target. Setelah ada pesan terbaru, pengguna kemudian membuka Task Manager dengan tombol Ctrl + Alt + Del, lalu menekan Windows + R, mengetik cmd, dan menjalankan perintah netstat di Command Prompt.

Dari sana, alamat IP yang muncul dicatat untuk dimasukkan ke layanan pelacak IP. Hasilnya hanya perkiraan lokasi perangkat dan tidak selalu akurat, sehingga berbeda jauh dari pelacakan GPS real-time.

Keterbatasan itu membuat metode berbasis IP tidak bisa disamakan dengan fitur resmi berbagi lokasi. Lokasi yang muncul dapat berbeda dari posisi sebenarnya perangkat yang sedang digunakan.

Layanan pihak ketiga dan operator seluler

Selain Google Maps dan WhatsApp, ada juga layanan pihak ketiga seperti Geofind yang menawarkan pelacakan nomor telepon. Pengguna diminta memilih negara, memasukkan nomor HP, mengisi alamat email, menyetujui syarat dan ketentuan, lalu melengkapi informasi pembayaran yang dibutuhkan.

Geofind menyediakan masa percobaan sebelum pengguna memutuskan berlangganan. Karena itu, ketentuan biaya dan mekanisme pembatalan perlu dibaca dengan cermat sebelum layanan dipakai lebih jauh.

Operator seluler di Indonesia juga punya layanan berbasis lokasi yang umumnya memerlukan persetujuan pihak yang akan dilacak. Pada Telkomsel, pengguna dapat mengetik *250# di menu panggilan, memilih Lihat/Edit Daftar Teman, lalu menambahkan nomor HP ke daftar.

Telkomsel juga menyediakan alternatif lewat SMS ke 5200 dengan format: Teman Nama NomorHP. Indosat dapat diakses lewat *77766# dengan memilih Lokasi Keluarga, atau melalui SMS ke 9111 dengan format: CARI NomorHP.

Sementara itu, XL menyediakan layanan melalui *1235731# dengan fitur Lokasi Keluarga. Opsi lain yang disebutkan adalah SMS ke 9111 dengan format: CARI NomorHP.

Beragam metode itu menunjukkan bahwa pelacakan lokasi punya tingkat akurasi dan mekanisme yang berbeda-beda. Namun, untuk urusan privasi dan kepatuhan, fitur resmi berbagi lokasi di Google Maps tetap menjadi pilihan yang paling aman selama dilakukan dengan persetujuan pemilik perangkat.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru