Gran Max Series menjadi penopang terbesar penjualan ritel Daihatsu pada Juni 2026 dengan kontribusi 53 persen. Dominasi kendaraan niaga ini mengangkat pangsa pasar Daihatsu di pasar otomotif nasional menjadi 17,1 persen.
Angka pangsa pasar tersebut naik dibandingkan 16,1 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan terjadi ketika pasar kendaraan nasional juga mencatat pertumbuhan penjualan ritel.
Penjualan Daihatsu Melampaui Pertumbuhan Pasar
Astra Daihatsu Motor membukukan penjualan ritel 12.725 unit pada Juni 2026. Jumlah itu meningkat 27 persen dari 10.001 unit pada Juni 2025.
Pada periode yang sama, penjualan ritel kendaraan nasional mencapai 74.507 unit. Pasar nasional bertumbuh sekitar 19,6 persen dibandingkan 62.292 unit pada Juni tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Daihatsu yang lebih tinggi daripada pertumbuhan pasar membuat posisinya menguat. Perusahaan juga menyatakan masih memimpin segmen kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta.
| Indikator | Juni 2026 | Perbandingan Tahunan |
|---|---|---|
| Penjualan ritel Daihatsu | 12.725 unit | Naik 27 persen dari 10.001 unit |
| Penjualan ritel nasional | 74.507 unit | Naik sekitar 19,6 persen dari 62.292 unit |
| Pangsa pasar Daihatsu | 17,1 persen | Naik dari 16,1 persen |
Komposisi Penjualan Bertumpu pada Kendaraan Niaga
Besarnya kontribusi Gran Max menunjukkan permintaan kendaraan untuk kebutuhan usaha masih sangat kuat bagi Daihatsu. Model ini menyumbang lebih dari separuh total penjualan ritel merek tersebut sepanjang Juni.
Di bawah Gran Max, lini mobil murah ramah lingkungan atau LCGC juga memegang porsi penting. Sigra dan Ayla secara gabungan menyumbang 30 persen dari penjualan Daihatsu pada bulan tersebut.
Terios melengkapi tiga kelompok model terbesar dengan kontribusi 10 persen. Susunan ini memperlihatkan penjualan Daihatsu ditopang kendaraan niaga, mobil keluarga terjangkau, serta SUV.
| Model atau Segmen | Kontribusi Penjualan Juni | Peran |
|---|---|---|
| Gran Max Series | 53 persen | Kontributor terbesar |
| Sigra dan Ayla | 30 persen | Lini LCGC |
| Terios | 10 persen | Salah satu model andalan |
Harga dan Layanan Menjadi Penopang Strategi
Marketing Director & Corporate Function Director ADM, Rokky Irvayandi, menyatakan posisi Daihatsu ditopang produk yang terjangkau dan efisien digunakan. Perusahaan juga mengandalkan biaya kepemilikan yang ekonomis serta jaringan layanan purnajual yang luas.
Dalam keterangan resmi pada 20 Juli, Rokky menyebut kenaikan pangsa pasar mencerminkan kepercayaan pelanggan. “Capaian ini merupakan wujud kepercayaan pelanggan yang terus memilih Daihatsu sebagai solusi mobilitas mereka,” kata Rokky.
Strategi tersebut selaras dengan kebutuhan pembeli yang mencari kendaraan usaha dan mobil keluarga dengan harga lebih mudah dijangkau. Gran Max, Sigra, dan Ayla menjadi contoh model yang membentuk tulang punggung penjualan pada Juni.
Daihatsu menyatakan akan terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Penguatan layanan penjualan dan purnajual juga disiapkan agar pelanggan lebih mudah mengakses layanan perusahaan.
Source: www.cnnindonesia.com






