Grand Filano Tembus 60 Km/Liter, Skutik 125 cc yang Bikin SPBU Lebih Jarang Disinggahi

Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected mencuri perhatian di kelas skutik 125 cc berkat konsumsi bahan bakarnya yang sangat irit. Dalam pengujian dengan metode World Motorcycle Test Cycle (WMTC), model ini disebut mampu mencatat sekitar 60 hingga 60,2 km/liter.

Angka tersebut membuat Grand Filano menonjol di tengah pasar skutik harian yang semakin padat. Bagi pengguna yang mencari motor efisien untuk mobilitas sehari-hari, catatan itu menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Mesin Blue Core dan hybrid ringan jadi fondasi efisiensi

Efisiensi Grand Filano tidak hanya bergantung pada satu teknologi. Yamaha memadukan mesin Blue Core 125 cc dengan sistem mild hybrid elektrik untuk membantu kerja mesin dalam kondisi tertentu.

Sistem ini bukan hybrid penuh seperti pada mobil listrik. Namun, bantuan tenaga elektrik membuat kerja mesin bensin lebih ringan saat dibutuhkan.

Di dalamnya ada Smart Motor Generator atau SMG yang berfungsi sebagai starter halus tanpa suara sekaligus generator listrik. Ada juga Electric Power Assist Start yang bekerja saat motor mulai bergerak dari posisi diam.

Bantuan tenaga elektrik pada beberapa detik pertama ini berguna karena fase awal sering menjadi momen paling boros pada motor konvensional. Dari titik itu, konsumsi bahan bakar bisa ditekan lebih efisien.

Stop & Start System ikut menekan BBM saat berhenti

Fitur Stop & Start System atau SSS menjadi salah satu penunjang penting efisiensi. Saat motor berhenti beberapa detik, misalnya di lampu merah atau saat terjebak macet, mesin akan mati otomatis.

Begitu tuas gas diputar, mesin langsung menyala kembali secara halus melalui SMG. Cara kerja ini membantu mengurangi konsumsi bahan bakar saat idle sekaligus menekan emisi gas buang.

Pabrikan menyebut fitur tersebut bisa menghemat konsumsi bensin hingga sekitar 3% dibandingkan mode tanpa SSS. Efeknya paling terasa di lalu lintas perkotaan yang padat dan sering berhenti-jalan.

Fondasi mesin tetap mengandalkan Blue Core

Selain dukungan hybrid ringan, karakter dasar mesin Blue Core 125 cc menjadi penopang utama efisiensi. Yamaha merancang mesin ini agar lebih hemat lewat pembakaran yang lebih sempurna, pendinginan yang stabil, dan desain dengan gesekan internal yang minim.

Dua teknologi penting ikut mendukungnya. DiASil Cylinder menggunakan material silinder aluminium silikon yang lebih ringan dan lebih baik dalam menghantarkan panas, sedangkan Forged Piston membantu menekan gesekan sekaligus meningkatkan daya tahan mesin.

Kombinasi itu membuat pembakaran berjalan lebih optimal. Alhasil, setiap tetes bensin dapat dimanfaatkan lebih efisien tanpa banyak energi terbuang.

Pengendara juga dibantu Eco Indicator

Grand Filano memiliki Eco Indicator pada panel digital yang menyala saat akselerasi dilakukan secara halus, putaran gas berada di zona efisien, dan konsumsi bahan bakar sedang berada pada level optimal.

Fitur ini bekerja sebagai pengingat agar pengendara mempertahankan gaya berkendara hemat atau eco riding. Dalam pemakaian harian, cara berkendara memang sangat memengaruhi konsumsi BBM.

Di lalu lintas perkotaan yang padat, konsumsi bisa sedikit turun. Sebaliknya, perjalanan santai luar kota berpeluang mendekati angka optimal yang dicapai dalam pengujian.

Hemat, tetapi tetap mengutamakan kenyamanan

Keunggulan Grand Filano tidak berhenti pada efisiensi. Skutik ini juga menawarkan jok lebar, posisi duduk rileks, dan desain retro-modern yang membuat tampilannya berbeda dari kebanyakan skutik 125 cc.

Karena itu, Grand Filano kerap dipandang bukan sekadar alat transportasi. Motor ini menyasar pengguna yang ingin kendaraan harian hemat, nyaman, dan tetap memiliki karakter gaya hidup urban.

Dengan kombinasi hybrid ringan, Blue Core, Stop & Start System, dan Eco Indicator, Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected membangun reputasi sebagai skutik 125 cc yang sangat efisien. Tidak heran jika model ini sering disebut sebagai motor yang membuat frekuensi mampir ke SPBU jadi jauh lebih jarang.

Berita Terkait