Green SM Sampaikan Duka Atas Tragedi Bekasi, Janji Terus Berkoordinasi Dengan Pihak Terkait

Author: Redaksi Android62

Penyelidikan atas rangkaian kecelakaan di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur, masih terus berjalan. Di tengah proses itu, Green SM akhirnya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan akan tetap berkoordinasi dengan pihak terkait.

Melalui akun Instagram, perusahaan taksi listrik asal Vietnam tersebut mengungkapkan duka mendalam atas tragedi yang terjadi di area Stasiun Bekasi Timur. Green SM juga menyebut doa mereka menyertai para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Sikap perusahaan ini muncul saat perhatian publik masih tertuju pada insiden yang melibatkan mobil taksi listrik berwarna hijau tersebut. Green SM menegaskan akan tetap hadir di tengah situasi sulit dan mengambil bagian bersama masyarakat Indonesia.

Kronologi yang masih didalami

Sorotan terhadap Green SM tidak lepas dari dugaan awal bahwa taksi listrik itu berhenti di tengah rel sebelum tertabrak kereta commuter line. Benturan pertama itu kemudian memicu rangkaian peristiwa yang berujung pada tabrakan beruntun.

Menurut penjelasan yang beredar dalam proses penyelidikan, kereta commuter line yang melintas lebih dulu menabrak taksi Green SM di perlintasan kereta api Jalan Ampera. Setelah itu, sebuah kereta commuter line lainnya tertahan di Stasiun Bekasi Timur.

Kereta yang tertahan kemudian ditabrak Kereta Argo Bromo Anggrek. Rangkaian insiden tersebut membuat 16 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Dugaan masalah teknis pada kendaraan

Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kompol Sandhi Wiedyanoe menyampaikan adanya dugaan masalah teknis pada taksi Green SM. Ia menyebut kecelakaan dipicu korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik tersebut.

Sandhi juga mengatakan masalah itu terjadi tepat di perlintasan rel kereta api di Ampera. Ia menambahkan, palang kereta di lokasi tempat taksi berhenti dibuat secara swadaya oleh masyarakat.

Pemeriksaan masih berlangsung

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan penyelidikan belum selesai. Polisi masih mendalami ada atau tidaknya unsur kelalaian atau human error melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan olah tempat kejadian perkara.

Sejumlah pihak juga dijadwalkan diperiksa dalam proses tersebut. Di antaranya adalah masinis KA Argo Bromo Anggrek dan petugas stasiun.

Sopir taksi Green SM berinisial REP pun sudah lebih dulu diperiksa. Hingga kini, REP masih dimintai keterangan di Polres Metro Bekasi Kota.

Source: oto.detik.com
Berita Terbaru