Festival Greenbelt memastikan tidak akan menggelar edisi penuh pada 2027 saat mereka masih mencari lokasi baru yang dinilai lebih cocok untuk masa depan acara itu. Selama masa jeda tersebut, penyelenggara tetap menyiapkan sejumlah kegiatan komunitas agar hubungan dengan para pengunjung tidak terputus sepenuhnya.
Keputusan itu diambil setelah festival yang menggabungkan faith, seni, dan musik ini lama menetap di Boughton House, Northamptonshire, sejak 2014. Tahun 2028 kini diposisikan sebagai waktu kembalinya festival penuh, setelah jeda setahun dipakai untuk memastikan tempat baru benar-benar mendukung perkembangan Greenbelt.
Menutup bab Boughton House dengan perpisahan khusus
Greenbelt akan mengakhiri masa tinggalnya di Boughton House pada akhir pekan August Bank Holiday dengan edisi terakhir yang dibuat meriah. Penyelenggara ingin momen itu menjadi perpisahan yang berkesan bagi lokasi yang telah menjadi rumah mereka selama bertahun-tahun.
Daftar penampil yang disiapkan untuk edisi terakhir tersebut mencakup Arrested Development dan The Proclaimers. Greenbelt juga memasukkan Charlotte Church, Michael Sheen, dan Cathy Newman ke dalam jajaran pengisi acara.
Jeda setahun untuk mencari tempat yang lebih berkelanjutan
Creative director Paul Northup mengatakan tim lebih memilih berhenti setahun daripada tergesa-gesa memilih lokasi yang tidak memberi ruang tumbuh bagi festival. Menurutnya, pencarian ini bukan hanya soal lahan untuk menggelar acara, melainkan ruang yang memungkinkan Greenbelt menjadi dirinya sendiri dengan lebih utuh.
Northup menyebut lokasi yang diincar harus lebih imajinatif, lebih berakar, lebih berkelanjutan, dan lebih mudah diakses. Ia menambahkan bahwa selama setahun terakhir tim telah mengunjungi sejumlah lokasi dan terlibat dalam banyak percakapan mengenai arah masa depan festival.
Biaya infrastruktur terus meningkat
Greenbelt juga menyebut biaya penyediaan infrastruktur di lokasi pedesaan seperti Boughton House terus meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu, pencarian rumah baru tidak hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga keberlanjutan jangka panjang bagi festival.
Selama 52 tahun perjalanannya, Greenbelt telah berpindah tempat sebanyak tujuh kali. Northup mengatakan ada beberapa kandidat kuat yang sedang dipertimbangkan, namun keputusan venue harus dibuat dengan hati-hati demi audiens, seniman, mitra, dan generasi penonton berikutnya.
Meski tidak ada festival skala penuh pada 2027, Greenbelt memastikan beberapa kegiatan tetap berjalan. Program itu mencakup pertemuan komunitas untuk berkemah serta program Lent yang digelar secara daring.







