Final Piala Dunia 2026 akan menghadirkan pertunjukan jeda pertandingan untuk pertama kalinya dalam sejarah laga puncak turnamen tersebut. FIFA menyiapkan penampilan sekitar 11 menit yang melibatkan Madonna, Shakira, BTS, Justin Bieber, Burna Boy, Gustavo Dudamel, dan PS22 Chorus.
Pertunjukan itu akan menjadi salah satu elemen utama final yang digelar di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, pada 19 Juli 2026. Konsepnya diproyeksikan memiliki skala hiburan yang setara dengan acara besar seperti Super Bowl dan Olimpiade.
Chris Martin, vokalis Coldplay, dipercaya mengurasi keseluruhan konsep pertunjukan jeda tersebut. FIFA juga menyatakan penonton di dalam stadion akan dilibatkan secara aktif dalam jalannya acara.
Keterlibatan penonton menjadi pembeda dari seremoni final Piala Dunia pada edisi-edisi sebelumnya. Penonton di stadion tidak hanya menyaksikan laga dan konser, melainkan ikut membangun atmosfer pertunjukan.
Rangkaian Hiburan Menjelang Laga Penentuan
Selain pertunjukan jeda, FIFA menyiapkan sejumlah penampil dari industri film, musik, dan kreator digital untuk rangkaian final. Tom Cruise dijadwalkan hadir sebagai tamu spesial dalam seremoni pertandingan tersebut.
Jennifer Hudson akan membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat menjelang kick-off. Nama Cruise disebut The Hollywood Reporter pada 14 Juli 2026 sebagai bagian dari agenda penutup turnamen.
| Bagian Acara | Pengisi Acara | Peran |
|---|---|---|
| Seremoni final | Tom Cruise | Tamu spesial |
| Menjelang kick-off | Jennifer Hudson | Membawakan lagu kebangsaan AS |
| Upacara penutupan | Laura Pausini, Nicole Scherzinger, Robbie Williams, IShowSpeed | Pengisi rangkaian hiburan |
| Pertunjukan jeda | Madonna, Shakira, BTS, Justin Bieber, Burna Boy, Gustavo Dudamel, PS22 Chorus | Pertunjukan sekitar 11 menit |
Upacara penutupan juga akan diramaikan Laura Pausini, Nicole Scherzinger, Robbie Williams, dan kreator YouTube IShowSpeed. Kehadiran figur dari berbagai bidang menunjukkan upaya FIFA menjadikan final sebagai perayaan budaya sekaligus sepak bola.
Chief Operating Officer Piala Dunia FIFA 2026, Heimo Schirgi, mengatakan seremoni itu dirancang untuk menandai perjalanan turnamen sebelum pertandingan penentu juara. “Upacara penutupan akan menutup perjalanan Piala Dunia FIFA 2026 melalui musik, budaya, dan sepak bola, sebelum pertandingan yang sangat dinantikan untuk menentukan juara turnamen bersejarah ini,” ujar Schirgi.
Terhubung dengan Dana Pendidikan Global
Pertunjukan jeda final juga terhubung dengan program FIFA Global Citizen Education Fund. Program tersebut menargetkan penggalangan dana sebesar USD100 juta untuk memperluas akses pendidikan dan sepak bola bagi anak-anak di berbagai negara.
Salah satu inisiatif pendanaannya adalah alokasi donasi sebesar 1 dolar AS dari setiap tiket pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 yang terjual. Dengan skema ini, rangkaian hiburan final membawa agenda sosial di luar pertandingan sepak bola.
Final pada 19 Juli 2026 itu dengan demikian dirancang sebagai penutup turnamen yang memadukan kompetisi, pertunjukan musik, dan kampanye pendidikan. Kehadiran deretan artis internasional menjadi bagian dari format baru yang disiapkan FIFA untuk laga puncak tersebut.
Source: www.medcom.id






