Skor 800 di Dua Subtes, Hanon Lolos Teknik Kimia UGM dengan UKT Gratis

Prananingrum Hanondaru Wigaringtyas atau Hanon mencatat skor sempurna 800 pada dua subtes SNBT dan diterima di Teknik Kimia UGM. Capaian itu disertai subsidi Uang Kuliah Tunggal sebesar 100 persen sehingga ia dapat menempuh kuliah tanpa membayar UKT.

Siswi SMAN 9 Yogyakarta tersebut memperoleh rerata skor 730 dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes. Nilai tertingginya muncul pada subtes Penalaran Matematika dan Pengetahuan Kuantitatif.

KomponenHasil Hanon
Jalur masukSNBT
Program studiTeknik Kimia UGM
Rerata skor730
Penalaran Matematika800
Pengetahuan Kuantitatif800
Subsidi UKT100 persen

Hanon mempersiapkan SNBT secara mandiri dengan memanfaatkan materi pendalaman dari sekolah, video pembelajaran di YouTube, dan latihan soal di internet. Ia tidak mengikuti bimbingan belajar berbayar karena mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga.

Dalam laman resmi UGM, Hanon menyampaikan bahwa biaya les menjadi pertimbangan penting bagi keluarganya. “Kalau mau les juga kasihan sama ibu, biayanya mahal,” ungkapnya pada Rabu (15/7/2026).

Belajar Mandiri di Tengah Keterbatasan

Pilihan belajar mandiri itu ditempuh Hanon secara rutin selama masa persiapan seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Bahan belajar gratis yang tersedia secara daring menjadi salah satu penopang persiapannya menghadapi ujian.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari situasi keluarga yang dihadapi Hanon sejak beberapa tahun terakhir. Ia kehilangan ayah pada 2021, sementara ibunya, Tri Andayani, kemudian menjadi tulang punggung keluarga.

Tri bekerja sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan Hanon dan saudara-saudaranya. Keadaan itu membuat keluarga perlu mengatur setiap pilihan pendidikan secara cermat, termasuk biaya persiapan menuju perguruan tinggi.

Menurut detik.com, Tri tidak dapat membantu putrinya belajar maupun membiayai bimbingan belajar di luar sekolah. Dukungan yang dapat diberikan adalah doa agar Hanon tetap bisa mengejar keinginannya berkuliah di UGM.

Tri kerap menyampaikan harapannya ketika mengantar Hanon berangkat ke sekolah. Dalam perjalanan tersebut, keduanya melewati jalan yang memperlihatkan gedung-gedung UGM.

“Saya tidak bisa membantu dia belajar atau membiayai bimbel di luar. Yang bisa saya lakukan hanya berdoa,” ujar Tri. Kabar kelulusan Hanon kemudian menjadi momen yang mengharukan bagi keluarga tersebut.

Kesempatan Menempuh Kuliah Tanpa UKT

Subsidi UKT penuh memberi ruang bagi Hanon untuk memulai pendidikan di Teknik Kimia UGM tanpa beban biaya kuliah tunggal. Bantuan itu menjadi bagian penting dari kelanjutan studinya setelah melewati persiapan SNBT dengan sumber belajar yang terbatas.

Tri berharap putrinya memanfaatkan kesempatan tersebut dengan tekun dan menyelesaikan pendidikan dengan baik. “UGM sudah memberi kemudahan kepada kami. Sekarang tinggal bagaimana dia membalasnya dengan prestasi,” kata Tri.

Bagi Hanon, penerimaan di UGM merupakan hasil dari latihan soal yang konsisten dan pemanfaatan materi belajar yang tersedia tanpa biaya. Ia kini memasuki tahap baru pendidikan tinggi dengan dukungan UKT penuh dari kampus.

Berita Terkait