Hanya 11 Unit Di Dunia, iPhone 17 Pro Max Edisi iPhone 2007 Menyimpan Fragmen iPhone 2G

Author: Redaksi Android62

Caviar hanya membuat 11 unit iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max edisi spesial bernama iPhone 2007. Jumlah yang sangat terbatas ini langsung menempatkannya di wilayah barang koleksi, bukan sekadar ponsel premium yang beredar luas di pasar.

Harga yang ditawarkan juga memperjelas arah produk ini. iPhone 17 Pro varian 256 GB dibanderol mulai 10.770 dollar AS atau sekitar Rp 183 juta, sedangkan varian 1 TB dijual 11.490 dollar AS atau sekitar Rp 195,3 juta.

Untuk iPhone 17 Pro Max, versi 256 GB dipatok mulai 11.270 dollar AS atau sekitar Rp 191,6 juta. Pada pilihan tertinggi, iPhone 17 Pro Max 2 TB dijual 12.700 dollar AS atau sekitar Rp 215,9 juta, sehingga targetnya jelas mengarah ke kolektor kelas atas.

Desain yang membawa napas sejarah Apple

Daya tarik utama iPhone 2007 tidak hanya terletak pada kelangkaannya. Caviar menyusun identitas perangkat ini dengan membawa fragmen motherboard iPhone generasi pertama yang dirilis pada 2007 ke dalam bodinya.

Fragmen itu ditempatkan di kapsul berbentuk logo Apple di bagian tengah sisi belakang ponsel. Kehadiran potongan motherboard iPhone 2G tersebut menjadi pusat perhatian dan memberi sentuhan nostalgia yang kuat bagi penggemar lama Apple.

Bagian belakang perangkat juga dihiasi ukiran garis yang terinspirasi dari jalur sirkuit elektronik pada iPhone lawas. Unsur ini membuat tampilannya terasa historis, tetapi tetap menyatu dengan karakter modern seri iPhone 17.

Material premium dan sentuhan khas Caviar

Caviar membalut perangkat ini dengan casing titanium berlapis PVD hitam untuk mempertegas kesan mewah. Di bodi tersebut, ada pula ukiran tanda tangan Steve Jobs yang menjadi salah satu elemen visual paling ikonik dalam edisi ini.

Skema warnanya pun mengikuti nuansa iPhone generasi awal. Kombinasi silver di bagian atas dan hitam di bagian bawah memberi kesan klasik yang langsung membedakannya dari iPhone modern yang umum ditemui di pasar.

Pendekatan itu membuat iPhone 2007 terasa seperti gabungan antara perangkat mutakhir dan simbol sejarah Apple. Untuk pasar kolektor, nilai semacam ini sering kali lebih penting daripada fungsi teknis semata karena membawa cerita yang melekat pada produk.

Didesain untuk kolektor, bukan pasar massal

Edisi spesial ini juga dibuat untuk menandai 50 tahun Apple. Karena itu, Caviar menempatkan unsur simbolisnya cukup kuat, sehingga produk ini tidak hanya dibaca sebagai perangkat mewah, tetapi juga sebagai penanda sejarah merek.

Setiap pembelian disertai kotak premium yang berisi koin peringatan berlapis emas murni 999 serta aksesori khas Caviar. Paket tersebut menunjukkan bahwa yang dijual bukan hanya ponsel, melainkan pengalaman kepemilikan yang dirancang khusus.

Caviar sendiri sudah lama dikenal lewat produk Apple versi mewah yang dibuat dalam jumlah terbatas. Perusahaan ini biasanya mengandalkan material premium, desain unik, dan elemen personalisasi untuk menarik minat kolektor.

Sebelumnya, Caviar juga merilis varian “Jobs Turtleneck” yang diklaim habis terjual. Model itu memakai potongan baju turtleneck milik Steve Jobs, pakaian yang sangat identik dengan pendiri Apple saat tampil di depan publik.

Rilisan iPhone 2007 memperlihatkan bahwa pasar ponsel mewah masih punya ruang untuk konsep yang memadukan kelangkaan, nostalgia, dan jejak sejarah merek. Dengan hanya 11 unit di seluruh dunia, edisi ini diposisikan sebagai barang koleksi yang membawa identitas sangat khas dari Apple dan Caviar.

Source: tekno.kompas.com
Berita Terbaru