Harga Dex Series Melonjak di Pertamina, Pertamax Turbo Dan Dexlite Ikut Tembus Rp 23 Ribu Per Liter

Author: Redaksi Android62

Pertamina kembali menyesuaikan harga BBM nonsubsidi di sejumlah wilayah, dan lonjakan paling terasa terlihat pada Pertamax Turbo, Dexlite, serta Pertamina Dex. Di DKI Jakarta dan Banten, tiga produk tersebut kini berada di level yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga sebelumnya.

Berdasarkan data di laman resmi mypertamina.id yang dikutip melalui Money, Pertamax Turbo dipatok Rp 19.400 per liter dari sebelumnya Rp 13.100 per liter. Dexlite naik menjadi Rp 23.600 per liter dari Rp 14.200 per liter, sedangkan Pertamina Dex berada di Rp 23.900 per liter dari sebelumnya Rp 14.500 per liter.

Produk lain masih bertahan

Tidak semua BBM nonsubsidi ikut berubah dalam penyesuaian harga ini. Pertamax tetap dijual Rp 12.300 per liter, sementara Pertamax Green 95 masih bertahan di angka Rp 12.900 per liter.

Dengan demikian, perubahan harga lebih banyak terasa pada lini Turbo dan Dex Series. Kondisi ini membuat perbedaan antarproduk semakin lebar, khususnya bagi konsumen yang selama ini menggunakan jenis BBM beroktan tinggi atau diesel nonsubsidi.

BBM subsidi tidak ikut naik

Di saat harga nonsubsidi bergerak naik, BBM subsidi tetap dipertahankan. Pertalite masih dijual Rp 10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap berada di harga Rp 6.800 per liter di wilayah yang terdampak penyesuaian.

Kebijakan tersebut menjaga agar BBM yang lebih terjangkau tetap tersedia bagi masyarakat. Sementara itu, produk nonsubsidi tetap mengikuti dinamika pasar dan kebijakan internal perusahaan.

Kenapa harga bisa berbeda antarwilayah

Pertamina menjelaskan bahwa harga BBM tidak selalu sama di setiap daerah. Salah satu penyebab utamanya adalah perbedaan pajak daerah yang ditetapkan pemerintah setempat.

Selain itu, ongkos distribusi menuju wilayah tertentu juga ikut memengaruhi harga akhir di SPBU. Karena faktor itu, harga di satu daerah bisa berbeda dari wilayah lain meski nama produknya sama.

Dampaknya bagi pengguna BBM nonsubsidi

Kenaikan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex berpotensi menambah pengeluaran pengguna kendaraan pribadi maupun pelaku usaha yang bergantung pada BBM nonsubsidi. Mereka perlu menyesuaikan anggaran bahan bakar dengan harga baru yang berlaku di daerah masing-masing.

Penyesuaian ini juga menunjukkan bahwa harga BBM nonsubsidi masih sensitif terhadap kondisi pasar energi global. Pertamina sebelumnya sempat mempertahankan harga pada awal April meski pasar energi dunia bergerak fluktuatif akibat konflik di Timur Tengah.

Bagi konsumen, pembaruan harga di DKI Jakarta dan Banten menjadi rujukan penting sebelum mengisi bahan bakar. Informasi seperti ini membantu masyarakat memantau perubahan harga secara berkala dan memilih produk BBM sesuai kebutuhan.

Berita Terbaru