Harga Di Bawah Rp 300 Juta, Geely EX2 Langsung Menekan Rival Hatchback Listrik

Geely EX2 langsung mencuri perhatian di pasar mobil listrik Indonesia karena dibanderol mulai dari Rp 240 juta dan Rp 270 jutaan. Di segmen hatchback listrik, angka itu terasa agresif karena banyak rival masih berada di atas Rp 300 jutaan.

Harga yang lebih rendah itu menjadi alasan utama EX2 cepat dilirik konsumen. Posisi tersebut membuat mobil ini tidak hanya bersaing dengan sesama kendaraan listrik, tetapi juga terasa menarik saat dibandingkan dengan mobil bermesin bensin di kelas harga serupa.

Fitur dan ruang kabin jadi penopang utama

Selain harga, Geely EX2 menawarkan paket yang dinilai lengkap untuk kebutuhan harian. Mobil ini membawa kabin dan bagasi yang luas, headunit besar, serta fitur parking comfort yang membantu penggunaan di perkotaan.

Bagian interiornya dibuat modern dan dilengkapi ADAS. Kehadiran fitur bantuan keselamatan ini menjadi nilai tambah penting bagi pembeli yang ingin kendaraan kompak, tetapi tetap mengutamakan rasa aman.

Desain EX2 juga tampil berbeda dari banyak hatchback lain. Pendekatannya modern dan elegan, dengan bahasa desain sederhana yang tetap memberi kesan menarik bagi konsumen yang menyukai mobil kecil dengan karakter tenang.

Momentum penjualan Geely ikut terdorong

Respons pasar terhadap EX2 ikut mengangkat penjualan Geely di Indonesia. Model ini sudah terjual 3,5 ribu unit, sementara pesanan baru masih terus masuk sehingga merek asal China itu belum bisa lengah.

EX2 hadir sebagai mobil ketiga Geely di Indonesia setelah EX5 dan Starray EM-i yang dirilis pada tahun yang sama. Kehadiran hatchback ini juga menandai kembalinya Geely ke pasar Indonesia setelah sempat absen beberapa tahun.

Yang membuatnya semakin penting, EX2 menjadi hatchback pertama Geely di Indonesia. Model ini juga menjadi mobil pertama Geely di Tanah Air yang bukan SUV, sehingga memperluas pilihan produk mereka di pasar lokal.

Modal reputasi dari pasar asal

Di pasar asalnya, EX2 disebut sebagai mobil listrik terlaris sepanjang 2025. Status itu memberi dorongan reputasi tambahan saat model ini masuk ke Indonesia dan menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pembeli.

Dengan kombinasi harga, fitur, dan reputasi tersebut, EX2 kini berada dalam posisi yang kuat. Geely punya alasan besar untuk menjaga momentum model ini di Indonesia selama permintaan tetap tinggi.

Persaingan belum benar-benar merata

Di segmennya, EX2 berhadapan dengan BYD Dolphin dan Chery Q. Namun Chery Q belum dijual saat ini, meski model itu disebut disiapkan untuk menghadang dominasi EX2 di pasar yang sama.

Chery disebut ingin memulai penjualan Q pada waktu yang tepat, dengan kemungkinan diarahkan ke GIIAS 2026. Jika model itu dipasarkan di bawah Rp 300 jutaan atau sedikit lebih murah dari EX2, persaingan di segmen hatchback listrik diperkirakan akan jauh lebih ketat.

Untuk saat ini, EX2 masih memegang keuntungan karena salah satu lawan utamanya belum hadir di pasar. Kondisi itu membuat Geely memiliki ruang yang cukup luas untuk terus memperkuat posisi EX2 di Indonesia.

Source: ridertua.com

Berita Terkait