Harga Emas Antam Tetap Rp2,67 Juta, Pasar Masih Menahan Napas

Author: Redaksi Android62

Harga emas Antam pada Senin, 6 Juli 2026, masih bertahan di level Rp2.670.000 per gram. Data dari laman resmi Logam Mulia menunjukkan tidak ada pergerakan dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Situasi serupa terlihat pada harga jual kembali atau buyback yang juga tidak berubah di posisi Rp2.429.000 per gram. Angka ini menjadi acuan utama bagi pemilik emas Antam yang ingin melepas kembali kepemilikannya ke perusahaan.

Daftar harga emas Antam hari ini

Antam menyediakan emas batangan dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Berikut rincian harga yang tercatat pada perdagangan hari ini.

Ukuran Emas Harga
0,5 gram Rp1.385.000
1 gram Rp2.670.000
2 gram Rp5.280.000
3 gram Rp7.895.000
5 gram Rp13.125.000
10 gram Rp26.195.000
25 gram Rp65.362.000
50 gram Rp130.645.000
100 gram Rp261.212.000
250 gram Rp652.765.000
500 gram Rp1.305.320.000
1.000 gram (1 kg) Rp2.610.600.000

Di antara pecahan yang tersedia, ukuran 0,5 gram dan 1 gram masih menjadi pilihan yang paling mudah dijangkau oleh pembeli ritel. Pada pecahan besar, harga bergerak sejalan dengan posisi per gram yang tetap datar.

Ketentuan pajak dalam transaksi emas

Setiap pembelian emas batangan mengikuti ketentuan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017. Dalam transaksi pembelian, PPh Pasal 22 dikenakan sebesar 0,25 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP dan disertai bukti potong.

Untuk penjualan kembali atau buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, tarif pajaknya berbeda. Pemilik NPWP dikenakan 1,5 persen, sedangkan non-NPWP dikenakan 3 persen, dan potongan itu langsung diambil dari nilai transaksi yang diterima pelanggan.

Dengan harga yang stagnan dan buyback yang juga belum bergerak, pasar emas Antam masih berada dalam fase tunggu. Kondisi ini membuat keputusan membeli atau melepas emas lebih banyak bergantung pada kebutuhan masing-masing investor daripada pada dorongan harga jangka pendek.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru