Harga Limit Rp87 Juta Tembus Rp901 Juta, Harley Rajo Emirsyah Diperebutkan di Lelang BPA

Satu motor Harley Davidson Road Glide warna Blue Shark milik terpidana Rajo Emirsyah dan pihak terkait lainnya menjadi sorotan paling besar dalam lelang barang rampasan di BPA Fair 2026. Kendaraan itu melesat dari harga limit Rp87.445.700 menjadi Rp901.445.700, atau nyaris menembus Rp1 miliar.

Lonjakan tersebut terjadi di tengah persaingan yang sangat ketat di meja lelang. Secara keseluruhan, kenaikan nilai penawaran di atas harga limit mencapai Rp1,65 miliar, sehingga suasana tawar-menawar berlangsung sengit dari awal hingga akhir.

Kepala Badan Pemulihan Aset, Kuntadi, mengatakan antusiasme peserta membuat proses lelang berjalan kompetitif. BPA menilai kenaikan harga di detik-detik akhir menunjukkan tingginya minat pasar sekaligus transparansi proses yang dijalankan.

Aset premium ikut terserap pasar

Selain Harley milik Rajo Emirsyah, aset lain dari perkara yang sama juga laku dengan nilai besar. Mercedes Benz S400 terjual Rp601.193.200 dan ikut menunjukkan bahwa barang rampasan bermerek premium masih menarik bagi peserta lelang.

Persaingan serupa juga terlihat pada aset milik terpidana Denden Imadudin Soleh. Mobil BMW miliknya terjual Rp1.157.078.800, sementara mobil listrik Hyundai Ioniq laku Rp422.277.400.

Masih dari aset Denden, Mercedes-Benz warna hitam metalik terjual Rp915.874.400. Motor Kawasaki Z1000 miliknya juga habis dilepas di angka Rp302.363.400.

Dari perkara lain hingga nilai total yang naik tajam

Dari perkara PT Lintang Daya Selaras (LDS), motor BMW R 1200 GS Adventure terjual Rp288.776.000. Harley Davidson FLHTC dari perkara yang sama juga laku Rp257.547.600.

Jika dijumlahkan, aset yang dilelang memiliki harga limit Rp3.196.556.500. Setelah penawaran berlangsung, hasil akhirnya naik menjadi Rp4.846.556.500, atau jauh di atas nilai awal yang dipasang.

Kuntadi menilai hasil itu memperlihatkan lelang berjalan terbuka dan menarik minat peserta. Ia juga menyebut sesi berikutnya diperkirakan akan berlangsung lebih kompetitif lagi.

Masih ada kendaraan yang belum terjual

Di tengah tingginya serapan pasar, satu kendaraan masih belum menemukan pembeli, yakni BMW 220i warna biru milik terpidana Muchlis Nasution dan pihak terkait lainnya. BPA menyatakan akan mengevaluasi alasan aset tersebut belum laku.

Evaluasi diperlukan untuk melihat faktor yang membuat barang tertentu kurang diminati pasar. Hasilnya akan dipakai untuk menyusun strategi pelelangan berikutnya agar lebih efektif.

Lelang terbuka lanjut ke gelombang aset berikutnya

Seluruh proses lelang dapat diikuti secara daring maupun langsung di lokasi BPA Fair dengan pendampingan petugas. Ajang BPA Fair 2026 sendiri digelar pada 18 hingga 21 Mei 2026 di Kantor BPA, Jakarta Selatan, dengan total 308 aset dalam 245 lot.

Barang yang dipamerkan dan dilelang mencakup mobil mewah, tas branded, emas, perhiasan, hingga barang unik seperti kursi replika Firaun. Untuk sesi berikutnya, BPA menyiapkan lelang perhiasan dan tas mewah milik Harvey Moeis.

Aset kendaraan dan apartemen milik Harvey juga dijadwalkan masuk tahap pelelangan selanjutnya. Hingga pertengahan Mei 2026, BPA mengklaim telah mengamankan sekitar sepertiga target PNBP tahun ini yang nilainya lebih dari Rp3 triliun.

Source: www.viva.co.id

Berita Terkait