Harga Final Argentina vs Spanyol Capai US$11.117, Lewati Rekor Super Bowl

Author: Redaksi Android62

Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol diproyeksikan menjadi pertandingan olahraga dengan rata-rata harga tiket tertinggi. Nilai rata-ratanya mencapai US$11.117, melampaui harga tiket rata-rata Super Bowl LVIII.

Angka tersebut menunjukkan besarnya permintaan untuk laga puncak yang mempertemukan juara bertahan Piala Dunia dan jawara Eropa. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat.

Data yang dikutip Liputan6 dari Bleacher Report menempatkan laga Argentina vs Spanyol di atas dua pertandingan besar Amerika Serikat. Selisih harga rata-rata tiketnya juga cukup besar dibandingkan Super Bowl dan final NBA.

Ajang Pertandingan Rata-rata Harga Tiket
Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol US$11.117
Super Bowl LVIII San Francisco 49ers vs Kansas City Chiefs US$9.411
Final NBA 2026 Gim 3 New York Knicks vs San Antonio Spurs US$6.546

Super Bowl LVIII sebelumnya dikenal sebagai laga dengan rata-rata tiket termahal di situs penjualan tiket olahraga TickPick. Pertandingan San Francisco 49ers melawan Kansas City Chiefs itu memiliki rata-rata harga US$9.411.

Sementara itu, rata-rata harga tiket Gim 3 Final NBA 2026 antara New York Knicks dan San Antonio Spurs tercatat US$6.546. Perbandingan tersebut memperlihatkan posisi khusus final sepak bola dunia dalam persaingan harga tiket olahraga.

Pertemuan Dua Juara dari Kawasan Berbeda

Daya tarik final tidak hanya datang dari status turnamennya, tetapi juga dari profil kedua peserta. Argentina datang sebagai juara bertahan Piala Dunia, sedangkan Spanyol berstatus juara Eropa.

Argentina memastikan langkah ke partai puncak setelah menyingkirkan Inggris di semifinal. Spanyol kemudian mengamankan tiket final seusai mengalahkan Prancis pada final four.

Pertemuan itu sekaligus menghadirkan duel yang menyerupai Finalissima, ajang untuk mempertemukan juara Amerika Selatan dan juara Piala Eropa. Laga tersebut semula dijadwalkan berlangsung di Lusail, Qatar, pada 15 Maret 2026.

Rencana pertandingan di Qatar kemudian dibatalkan karena perang Iran yang menyebabkan sejumlah wilayah udara di Timur Tengah ditutup. Penutupan terjadi di tengah saling serang rudal antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Cerita Messi dan Yamal

Final ini juga membawa perhatian pada kemungkinan pertemuan Lionel Messi dan Lamine Yamal untuk pertama kalinya dalam laga perebutan gelar juara dunia. Keduanya menjadi bagian dari narasi yang memperkuat nilai komersial pertandingan.

Kisah keduanya telah dikenal publik sejak acara amal Diario Sport bersama Unicef pada 2007. Dalam kegiatan itu, Messi yang berusia 20 tahun pernah memandikan Yamal ketika pemain Spanyol tersebut masih berusia lima bulan.

Sembilan belas tahun setelah momen tersebut, Messi dan Yamal berada di kubu berlawanan pada panggung terbesar sepak bola dunia. Kombinasi status tim, duel antarbenua, serta cerita dua pemain itu menjadi latar tingginya harga tiket final.

Source: www.liputan6.com
Berita Terbaru