Toyota Hilux Battery EV resmi masuk ke Indonesia dengan banderol Rp1.019.000.000. Angka itu membuat pickup listrik ini langsung berada di kelas yang sangat spesifik, meski membawa nama besar Hilux yang selama ini identik dengan kendaraan kerja tangguh.
Di sisi lain, Toyota tetap mempertahankan pilihan mesin diesel untuk Hilux terbaru. Langkah ini memberi ruang bagi konsumen yang masih membutuhkan daya angkut besar, kemampuan kerja berat, dan jarak jelajah yang lebih leluasa untuk operasional harian.
Hilux Listrik Mengandalkan Dua Motor dan Penggerak 4WD
Varian Battery EV, yang juga disebut Hilux Travo-e dalam beberapa informasi, memakai dua motor listrik dengan sistem penggerak empat roda atau 4WD. Motor depan menghasilkan 112 dk atau 82 kW dengan torsi 205 Nm.
Motor belakang menghasilkan 176 dk atau 129 kW dengan torsi 268 Nm, sehingga total tenaganya mencapai 196 dk atau 144 kW. Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh.
Soal jarak tempuh, Toyota mengklaim Hilux listrik mampu melaju sekitar 240 km berdasarkan standar WLTP. Jika memakai standar NEDC, jarak tempuhnya disebut sekitar 315 km.
Kapasitas itu membuat Hilux listrik lebih cocok untuk rute yang sudah terencana. Model ini tampak diarahkan untuk kawasan industri, pertambangan, atau armada perusahaan yang membutuhkan pickup bebas emisi untuk penggunaan rutin.
Diesel Baru Tetap Disiapkan untuk Kebutuhan Berat
Untuk konsumen yang belum siap beralih ke listrik, Toyota menyiapkan mesin diesel baru 2.8 liter 4 silinder 1GD-FTV. Mesin ini menghasilkan tenaga hingga 201 dk, dengan torsi 420 Nm pada transmisi manual dan 500 Nm pada transmisi otomatis 6-percepatan.
Pilihan ini masih relevan bagi kebutuhan towing dan pengangkutan muatan berat. Karena itu, jajaran diesel tetap menjadi opsi yang paling masuk akal untuk penggunaan kerja keras dan perjalanan jauh.
Wajah Baru, Kabin Lebih Nyaman
Hilux generasi ke-9 ini masih berdiri di atas platform IMV yang sudah dipakai selama 21 tahun, tetapi ubahannya disebut menyeluruh. Salah satu pembaruan paling terlihat ada pada desain eksterior yang mengusung konsep “Cyber Sumo”.
Dimensinya tetap proporsional untuk model double cabin, yakni panjang 5.320 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.800 mm, dan wheelbase 3.085 mm. Bagian depan memakai lampu utama proyektor LED yang lebih ramping serta DRL berbentuk huruf L.
Di belakang, Hilux terbaru dibekali lampu LED baru dengan grafis huruf C, tulisan Toyota pada tailgate, spoiler bawaan, dan pijakan kecil di bumper belakang. Fitur terakhir membantu pengguna saat sering naik turun ke area bak muatan.
Kabin juga mendapat sentuhan yang lebih premium dibanding generasi sebelumnya. Dashboard mengusung desain horizontal agar pengemudi lebih mudah memantau posisi kendaraan ketika melintasi jalur off-road.
Pada varian V, suasana interior bahkan disebut mengingatkan pada Toyota Land Cruiser 250. Peningkatan material dan penataan fitur membuat Hilux baru terasa lebih cocok sebagai kendaraan kerja sekaligus lebih nyaman dipakai harian.
Daftar Harga Toyota Hilux Terbaru
| Varian | Harga OTR Jakarta |
|---|---|
| Hilux S-Cab 2.8 Diesel 4×4 M/T | Rp416.800.000 |
| Hilux D-Cab 2.8 Diesel E 4×4 M/T | Rp466.300.000 |
| Hilux D-Cab 2.8 Diesel G 4×4 M/T | Rp497.900.000 |
| Hilux D-Cab 2.8 Diesel V 4×4 A/T | Rp574.200.000 |
| Toyota Hilux Battery EV | Rp1.019.000.000 |
Dengan selisih harga yang sangat jauh dari varian diesel, Hilux Battery EV jelas menyasar pasar yang terbatas. Sementara itu, opsi diesel tetap menjaga posisi Hilux sebagai pickup andalan untuk kebutuhan kerja di sektor perkebunan, pertambangan, dan logistik.
