Air ev Masih Paling Terjangkau, 19 Harga Wuling Juli 2026 dari Rp155 Jutaan

Wuling memasuki Juli 2026 dengan rentang harga yang sangat lebar di Indonesia, dan posisi paling menarik tetap ada di ujung bawah: Formo masih menjadi model termurah dengan banderol sekitar Rp155 jutaan. Setelah itu, barulah daftar berlanjut ke lini keluarga, mobil listrik, SUV, hingga kendaraan niaga dengan selisih harga yang cukup jauh.

Di tengah persaingan mobil listrik yang makin ramai, New Air ev masih mempertahankan status sebagai pintu masuk termurah ke ekosistem EV Wuling. Model ini dipasarkan dengan harga OTR Jakarta Rp214 – 307 jutaan, sehingga tetap relevan bagi konsumen perkotaan yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa langsung masuk ke kelas harga lebih tinggi.

Daftar harga OTR Wuling Juli 2026

Berikut harga OTR Jakarta untuk lini Wuling pada Juli 2026. Angka ini dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan Wuling Motors maupun dealer di tiap wilayah.

Model WulingHarga OTR Jakarta
Wuling FormoRp155 Jutaan
Wuling Formo SRp167 – 172 Jutaan
Wuling Formo MaxRp168 – 176 Jutaan
Wuling New ConferoRp188 Jutaan
Wuling New Confero SRp210 – 235 Jutaan
Wuling New Air evRp214 – 307 Jutaan
Wuling New AlvezRp217 – 303 Jutaan
Wuling Cortez SRp266 – 288 Jutaan
Wuling New CortezRp307 – 345 Jutaan
Wuling New BinguoEVRp318 – 363 Jutaan
Wuling Mitra EVRp328 – 378 Jutaan
Wuling Almaz RSRp388 – 447 Jutaan
Wuling Eksion EVRp389 – 459 Jutaan
Wuling Darion EVRp399 – 459 Jutaan
Wuling New Almaz RSRp405 – 445 Jutaan
Wuling New Cloud EVRp415 – 443 Jutaan
Wuling Eksion PHEVRp449 – 499 Jutaan
Wuling Darion PHEVRp449 – 499 Jutaan
Wuling Almaz HybridRp479 Jutaan

Dari tabel tersebut terlihat bahwa Wuling tetap menempatkan produk bensin, elektrifikasi, dan kendaraan niaga dalam satu payung harga yang sangat berlapis. Konsumen yang mencari mobil keluarga masih punya banyak pilihan, sedangkan mereka yang ingin kendaraan listrik bisa memilih dari level paling ringkas hingga model yang lebih besar dan lebih mahal.

Deretan EV Wuling, dari city car hingga hatchback yang lebih lega

New Air ev tetap berada di posisi paling mudah dijangkau untuk pembeli mobil listrik Wuling. Mobil ini diarahkan sebagai city car ringkas untuk penggunaan harian di area perkotaan.

Di atasnya ada New BinguoEV dengan harga Rp318 – 363 jutaan. Model ini membawa kabin yang lebih lega dan desain retro-modern, sehingga menyasar pengguna yang menginginkan EV harian dengan rasa nyaman yang lebih tinggi.

Wuling juga mencantumkan New Cloud EV di kisaran Rp415 – 443 jutaan. Hatchback listrik ini diposisikan sebagai model yang lebih besar, dengan fokus pada kenyamanan kabin, fitur premium, dan jarak tempuh yang lebih jauh.

Untuk kebutuhan usaha, Mitra EV hadir di segmen kendaraan niaga ringan dengan harga OTR Jakarta Rp328 – 378 jutaan. Kehadirannya menunjukkan bahwa Wuling tidak hanya menyasar pengguna pribadi, tetapi juga pasar komersial yang membutuhkan ruang kargo luas.

Segmen keluarga dan SUV tetap diisi model bensin, hybrid, dan elektrifikasi baru

Di kelas MPV dan SUV, Wuling mempertahankan sejumlah nama yang sudah akrab di pasar Indonesia. New Confero dan New Confero S tetap menjadi opsi keluarga, dengan harga masing-masing Rp188 jutaan dan Rp210 – 235 jutaan.

Untuk lini SUV, Almaz RS dibanderol Rp388 – 447 jutaan, sedangkan New Almaz RS berada di kisaran Rp405 – 445 jutaan. Pada level yang lebih tinggi, Almaz Hybrid dipasarkan Rp479 jutaan sebagai opsi yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik.

Wuling menyebut model hybrid itu ditujukan untuk keluarga yang menginginkan SUV bertenaga tetapi tetap efisien dalam konsumsi BBM. Di sisi lain, lini ini juga menjadi salah satu yang paling mahal di jajaran Wuling, kecuali varian PHEV.

Eksion dan Darion menambah pilihan elektrifikasi di kelas atas

Di jajaran elektrifikasi lanjutan, Wuling menghadirkan Eksion EV dan Darion EV. Keduanya dipasarkan masing-masing pada rentang Rp389 – 459 jutaan dan Rp399 – 459 jutaan.

Untuk teknologi plug-in hybrid, ada Eksion PHEV dan Darion PHEV yang sama-sama dibanderol Rp449 – 499 jutaan. Kedua model ini menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik agar lebih fleksibel untuk perjalanan jauh sekaligus tetap efisien.

Kehadiran PHEV memberi alternatif bagi konsumen yang ingin masuk ke elektrifikasi tanpa sepenuhnya bergantung pada pengisian daya. Di saat yang sama, Wuling tetap menjaga pilihan mobil bensin dan MPV agar konsumen dapat menyesuaikan kebutuhan dengan anggaran masing-masing.

Source: moladin.com
Berita Terkait