Headphone Sony Ini Bisa Jadi Pelacak Kepala Gratis, Simulator PC Terasa Lebih Hidup

Author: Redaksi Android62

Headphone Sony tertentu kini bisa dipakai sebagai pelacak gerakan kepala gratis untuk gim simulator di PC. Lewat aplikasi Sony Head Tracker, data sensor yang sudah tertanam di headphone dapat diteruskan ke OpenTrack dan dipakai di ratusan gim, termasuk Microsoft Flight Simulator dan Assetto Corsa.

Pendekatan ini menarik karena tidak memerlukan perangkat head tracker khusus. Bagi pemain simulator yang ingin pengalaman lebih imersif, solusi tersebut memberi cara yang lebih hemat untuk menggeser pandangan kepala secara natural di dalam gim.

Dukungan masih terbatas pada model tertentu

Untuk sementara, dukungan baru tersedia pada beberapa headphone Sony yang memang memiliki kemampuan spatial audio. Model yang disebut kompatibel adalah WH-1000XM6, WF-1000XM6, WH-1000XM5, WF-1000XM5, dan ULT WEAR dengan nama model WH-ULT900N.

Pembatasan itu penting karena tidak semua headphone Sony memiliki perangkat keras yang sama. Model yang didukung sudah dibekali sensor gerak serta dukungan spatial audio, sehingga mampu mengirimkan data kepala yang dibutuhkan oleh sistem pelacakan.

Model yang didukung Jenis Keterangan
WH-1000XM6 Headphone Kompatibel dengan Sony Head Tracker
WF-1000XM6 Earbud Kompatibel dengan Sony Head Tracker
WH-1000XM5 Headphone Kompatibel dengan Sony Head Tracker
WF-1000XM5 Earbud Kompatibel dengan Sony Head Tracker
WH-ULT900N ULT WEAR Kompatibel dengan Sony Head Tracker

Di sisi lain, solusi serupa tidak berlaku untuk headphone dan earbud Apple di Windows. Perangkat Apple disebut memakai protokol proprietari, sehingga tidak bisa digunakan dengan pendekatan yang sama pada platform tersebut.

Sensor yang selama ini belum dimanfaatkan di Windows

Secara teknis, headphone kelas atas modern memang sudah membawa akselerometer dan giroskop. Komponen ini biasanya dipakai untuk fitur spatial audio, yang membutuhkan pembacaan gerakan kepala agar efek suara terasa lebih meyakinkan.

Pada perangkat Sony, dukungan untuk Android Head Tracker sebenarnya sudah tertanam di firmware. Masalahnya, protokol tersebut tidak dimanfaatkan oleh Windows, sehingga kemampuan sensor itu selama ini praktis belum terpakai untuk kebutuhan gim PC.

Di sinilah aplikasi buatan Nicholas Slattery berperan sebagai jembatan. Sony Head Tracker meneruskan data dari headphone ke OpenTrack, perangkat lunak yang lama dikenal mendukung pelacakan kepala untuk banyak gim PC.

OpenTrack sendiri kompatibel dengan lebih dari 200 gim. Perangkat lunak ini juga dapat bekerja dengan berbagai sumber input, mulai dari ponsel, webcam, hingga pelacak mata dan pelacak inframerah.

Manfaat paling besar terasa di gim simulator

Dengan jalur itu, headphone Sony dapat dipakai untuk mengendalikan pandangan kepala di dalam gim. Fungsinya sangat relevan untuk genre simulator, saat pemain ingin menoleh ke kokpit, memantau sudut kendaraan, atau menggeser pandangan tanpa mouse.

Menurut demonstrasi yang ditampilkan, respons pelacakannya terlihat sangat cepat dan halus. Pengalaman tersebut bahkan digambarkan berada di level headset VR dari sisi respons gerakan kepala.

Klaim itu paling tepat dibaca sebagai gambaran keluwesan gerakan, bukan pengganti penuh perangkat VR. Namun, nilai utamanya tetap jelas, yakni memanfaatkan perangkat yang sudah dimiliki pengguna untuk menambah imersi tanpa membeli alat tambahan khusus.

Bagi komunitas simulator PC, kompatibilitas dengan lebih dari 200 gim menjadi keunggulan penting. Dukungan untuk judul populer seperti Microsoft Flight Simulator dan Assetto Corsa membuat proyek ini langsung relevan bagi pemain yang paling membutuhkan head tracking.

Karena bekerja melalui OpenTrack, solusi ini juga masuk ke alur kerja yang sudah akrab bagi banyak penggemar simulator. Pengguna tidak perlu menunggu dukungan eksklusif dari pengembang gim selama judul yang dimainkan sudah mengenali input dari OpenTrack.

Pada akhirnya, proyek Sony Head Tracker menunjukkan bahwa banyak perangkat audio modern menyimpan fungsi tambahan di luar mendengarkan musik atau menerima panggilan. Dengan rekayasa perangkat lunak yang tepat, sensor yang sejak awal ada di headphone bisa berubah menjadi alat bantu kontrol yang praktis di PC.

Source: www.gsmarena.com
Berita Terbaru