Dial Ice Blue Jadi Pembeda, Timex END. x 1981 Reissue Tampil Kecil Tapi Sulit Diabaikan

Author: Redaksi Android62

Timex kembali menonjol lewat jam tangan kolaborasi yang mengandalkan satu kekuatan utama: ukuran kecil yang kini sedang banyak dicari, dipadukan dengan dial ice blue yang langsung menarik perhatian. Model END. x Timex 1981 Reissue Inspired ini memakai casing 35 mm dan dipasarkan di AS dengan harga $199.

Jam tangan tersebut lahir dari kerja sama Timex dengan peritel menswear END., lalu dibentuk dengan pendekatan retro yang merujuk pada gaya olahraga tenis era 1980-an. Alih-alih tampil ramai, model ini justru bermain pada proporsi kompak, warna yang segar, dan detail yang terasa rapi untuk penggunaan harian.

Proporsi kecil dengan karakter vintage

Casing berdiameter 35 mm menjadi salah satu daya tarik paling jelas dari model ini, terutama di tengah tren jam tangan yang kembali mengarah ke ukuran lebih ringkas. Ketebalannya 8,5 mm, sehingga profilnya terlihat tipis dan mudah dikenakan.

Timex menggunakan material stainless steel dengan kombinasi finishing brushed dan polished. Bezel berbentuk oktagonal lembut memberi karakter yang berbeda, tetapi tetap menjaga kesan klasik tanpa tampak berlebihan.

Pilihan dial ice blue menjadi pusat perhatian sejak pandangan pertama. Permukaannya memakai finishing sunray, lalu dilengkapi etsa globe yang hadir halus di latar belakang untuk menambah identitas visual.

Spesifikasi Utama Rincian
Nama model END. x Timex 1981 Reissue Inspired
Diameter casing 35 mm
Ketebalan casing 8,5 mm
Material casing Stainless steel
Warna dial Ice blue
Harga $199

Detail kolaborasi yang dibuat lebih khas

Di permukaan dial, Timex tidak memakai angka cetak. Sebagai gantinya, applied markers digunakan untuk menjaga tampilan tetap bersih dan mudah dibaca.

Tata letak dial dilengkapi jarum jam standar serta jendela tanggal di posisi pukul 3. Kombinasi ini membuat wajah jam tetap sederhana, namun fungsional untuk pemakaian sehari-hari.

Identitas kolaborasi juga diperjelas pada bagian belakang casing melalui ukiran logo END. dan motif harimau. Kehadiran engraving khusus ini memberi pembeda yang kuat dibanding model reissue biasa.

Jam tangan ini dipasangkan dengan bracelet stainless steel 16 mm yang senada dengan casing. Sistem pengunciannya menggunakan fold-over clasp untuk mempertahankan kesan klasik dan rapi.

Mesin quartz dan ketahanan dasar

Di bagian mesin, Timex memakai movement quartz analog standar yang ditenagai baterai SR920SW. Pilihan ini menegaskan pendekatan praktis, karena akurasinya andal dan perawatannya tidak rumit.

Dial dilindungi mineral crystal yang memberi kejernihan pandang dan perlindungan gores dasar. Untuk penggunaan sehari-hari, material ini sudah sesuai dengan karakter jam gaya hidup yang dibawa model tersebut.

Model 1981 Reissue Inspired juga memiliki ketahanan air 50 meter. Spesifikasi ini cukup untuk paparan hujan atau renang ringan, tetapi tidak dirancang untuk snorkeling maupun menyelam.

Secara keseluruhan, Timex menempatkan model ini sebagai jam tangan gaya hidup dengan penekanan kuat pada desain, bukan fitur teknis yang berlebihan. Nuansa retro olahraga terasa jelas, tetapi tetap disusun dengan proporsi modern yang lebih presisi.

Peluncuran END. x Timex 1981 Reissue Inspired juga memperlihatkan arah baru Timex dalam bermain di ranah retro. Sebelumnya, merek ini telah menghadirkan Marlin GMT bergaya retro dengan casing titanium dan movement otomatis.

Dengan harga $199, model ini hadir sebagai opsi yang relatif mudah dijangkau untuk sebuah kolaborasi dengan detail visual yang kuat. Perpaduan casing 35 mm, dial ice blue, dan engraving khusus membuatnya punya identitas yang mudah dikenali tanpa harus mengandalkan tampilan yang ramai.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terbaru