Hilux Listrik Muncul Di Jakarta, Sinyal Masuknya Pikap Elektrik Toyota Makin Kuat

Author: Redaksi Android62

Nama Hilux BEV DC 4X4 kini sudah tercatat dalam daftar pendaftaran di Bapenda DKI Jakarta. Bersama nama itu, nilai jual yang muncul mencapai Rp 674 juta dan langsung memancing perhatian karena Toyota belum memberikan pernyataan resmi.

Bagi pasar Indonesia, kemunculan data tersebut menjadi sinyal yang cukup kuat. Soalnya, Hilux BEV bukan sekadar kode internal, melainkan model pikap listrik yang memang sudah lebih dulu dipasarkan di negara lain.

Langkah listrik dari lini Hilux

Hilux BEV merupakan versi listrik dari All New Hilux. Model ini lebih dulu meluncur di Thailand akhir tahun lalu dan juga dikenal sebagai Hilux Travo-e.

Awalnya, Toyota mengarahkan model ini ke pasar Eropa karena tuntutan emisi yang ketat. Setelah itu, jangkauannya diperluas ke negara lain, termasuk Australia yang sudah lebih dulu menerima model ini beberapa bulan lalu.

Harga awal memberi gambaran posisi pasar

Angka Rp 674 juta yang tercatat di pendaftaran lokal belum bisa dianggap sebagai harga jual final ke konsumen. Nilai itu masih belum memasukkan pajak lain, sehingga harga akhirnya masih berpeluang berubah saat benar-benar masuk pasar.

Meski begitu, angka tersebut sudah memberi petunjuk soal posisi banderolnya jika Hilux BEV resmi hadir di Indonesia. Di Thailand, model ini dibanderol sekitar Rp 816 jutaan dan posisinya jauh lebih mahal dibanding versi bermesin bensin.

Spesifikasi yang dibawa Hilux BEV

Toyota membekali Hilux BEV dengan baterai 59,2 kWh. Dalam sekali pengisian penuh, jarak tempuhnya berada di kisaran 240 km sampai 300 km.

Model ini juga memakai dua motor listrik, masing-masing di depan dan belakang, dengan tenaga 193 hp. Kombinasi itu membuatnya tetap diarahkan sebagai pikap kerja yang juga siap dipakai di berbagai medan jalan.

Basis tangguh tetap dipertahankan

Walau memakai tenaga listrik, Hilux BEV masih mengandalkan platform ladder frame terbaru. Toyota juga melakukan revisi pada suspensi dan power steering agar mobil terasa lebih halus saat digunakan.

Karakter itu penting karena Hilux tetap diposisikan sebagai pikap tangguh. Dengan basis ladder frame, model ini masih ditujukan untuk jalan berat dan penggunaan off-road.

Peluang masuk Indonesia makin terbuka

Hilux punya posisi kuat di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Selama ini model tersebut menjadi andalan Toyota untuk bersaing dengan Mitsubishi Triton dan Isuzu D-Max.

Penjualannya bahkan disebut sudah melampaui kedua rival tersebut. Situasi persaingan juga ikut berubah karena Triton lebih dulu mendapat model anyar, sementara Hilux sudah hadir dengan generasi terbaru.

Toyota masih menyediakan pilihan mesin bensin pada lini All New Hilux. Karena itu, peluang varian listrik maupun non-listrik untuk Indonesia sama-sama terbuka, dan munculnya Hilux BEV dalam daftar pendaftaran lokal membuat arah itu terlihat semakin nyata.

Source: ridertua.com
Berita Terbaru