HMD Vibe 2 5G langsung mencuri perhatian bukan karena harga murahnya saja, tetapi karena bagian belakangnya terlihat sangat dekat dengan desain iPhone 17 Pro series. Ponsel ini datang dari HMD, perusahaan yang dulu memproduksi ponsel bermerek Nokia, dan kini mencoba menarik sorotan lewat bahasa desain yang terasa premium di kelas entry-level.
Yang paling menonjol ada pada modul kamera belakang. HMD memakai bentuk kotak besar dengan sudut membulat di bagian atas, lalu menempatkan dua kamera 50 MP dalam susunan berbentuk pil di area tersebut.
Secara tampilan, susunan itu membuat HMD Vibe 2 5G mudah dikaitkan dengan estetika kamera belakang iPhone 17 Pro series. Bedanya, model Apple membawa tiga kamera, sedangkan HMD memilih konfigurasi dual camera.
Langkah ini membuat perangkat tersebut memunculkan dua reaksi. Ada yang melihatnya sebagai cara menghadirkan kesan mahal dengan dana terbatas, tetapi ada juga yang menilai kemiripannya terlalu dekat untuk dianggap sekadar terinspirasi.
Di luar bagian desain, HMD Vibe 2 5G diposisikan sebagai ponsel yang sangat ramah anggaran. Harganya disebut hanya $114 atau sekitar Rp 1,8 jutaan, sehingga target utamanya jelas mengarah ke pasar negara berkembang.
Meski murah, spesifikasinya tetap dibuat agresif untuk kelasnya. Ponsel ini membawa layar 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz, yang memberi pengalaman visual lebih mulus untuk penggunaan harian, termasuk scrolling media sosial dan bermain game kasual.
HMD juga membekali perangkat ini dengan chipset Unisoc T8200 5G. Kombinasi itu ditujukan untuk kebutuhan harian, multitasking ringan, dan game kompetitif yang tidak terlalu berat.
Di sisi perangkat lunak, Vibe 2 5G langsung menjalankan Android 16 murni. Pendekatan ini memberi kesan antarmuka yang sederhana dan bebas dari iklan yang mengganggu.
Bagian daya menjadi salah satu nilai jual terkuatnya. HMD menanamkan baterai 6.000 mAh yang diklaim mampu menemani pemakaian seharian, meski pengisian dayanya masih 18W sehingga belum tergolong cepat.
Untuk fitur lain, ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air. HMD juga menambahkan sensor sidik jari di sisi bodi serta kamera depan 8 MP.
Pilihan warnanya pun dibuat cukup menarik, yakni Cosmic Lavender, Nordic Blue, dan Peach Pink. Kombinasi ini makin memperkuat upaya HMD untuk menonjolkan sisi gaya, bukan hanya fungsi.
Sorotan terhadap HMD Vibe 2 5G juga datang dari Digital Trends. Media tersebut menyebut strategi HMD sebagai tindakan yang tidak tahu malu dan menilai bagian belakang perangkat itu jelas sangat dipengaruhi oleh model iPhone Pro terbaru dari Apple.
Digital Trends juga menyinggung soal identitas HMD setelah tidak lagi memakai nama Nokia di lini smartphone utamanya. Di titik ini, Vibe 2 5G tidak lagi dilihat hanya sebagai ponsel murah baru, tetapi juga sebagai pemicu perdebatan tentang batas antara inspirasi desain dan peniruan.







