Honda Civic VT-i Bekas Masih Menggoda, Tetapi Kaki-Kaki Dan Pendinginannya Perlu Diawasi

Membeli Honda Civic VT-i bekas memang masih menggoda, tetapi calon pemilik perlu siap menghadapi beberapa titik rawan yang muncul seiring usia mobil. Dua bagian yang paling sering menyedot perhatian adalah kaki-kaki dan sistem pendinginan, karena keduanya bisa memunculkan biaya tak terduga bila tidak dicek sejak awal.

Civic generasi ketujuh berkode bodi ES tetap punya reputasi kuat di pasar sedan bekas. Desainnya masih terasa modern, karakter berkendaranya dikenal menyenangkan, dan kabinnya juga lebih nyaman dibanding pendahulunya.

Daya tarik yang membuatnya tetap diburu

Di Indonesia, Civic ES hadir dalam beberapa varian, dan tipe VTi-S termasuk yang paling diminati. Varian ini membawa kelengkapan yang pada masanya cukup menarik, seperti ABS, dual airbag, dan foglamp.

Sisi kabin juga menjadi nilai tambah. Material interior di beberapa bagian terasa lebih premium, sementara ruang dalamnya tergolong lega untuk ukuran sedan kompak.

Karakter mengemudinya ikut memperkuat daya tarik. Suspensi double wishbone di depan dan MacPherson strut di belakang membuat handling terasa presisi dan stabil saat mobil diajak melaju maupun bermanuver.

Mesin masih tangguh, tetapi usia tidak bisa diabaikan

Civic VT-i menggunakan mesin D17A 1.700 cc 4 silinder SOHC VTEC. Outputnya sekitar 130 dk dengan torsi 165 Nm, dan karakternya responsif terutama pada putaran menengah hingga atas.

Mesin ini juga dikenal relatif efisien untuk sedan 1.700 cc. Karena itu, Civic ES masih punya tempat di pasar mobil bekas bagi pencari sedan bercitra sporty namun tetap nyaman dipakai harian.

Namun, usia kendaraan yang sudah lebih dari dua dekade membuat pemeriksaan tidak cukup berhenti di mesin utama. Beberapa komponen lain bisa menurun kualitasnya dan menuntut biaya perbaikan yang tidak kecil.

Kaki-kaki jadi bagian yang paling sering bermasalah

Sektor kaki-kaki layak mendapat perhatian paling awal. Konstruksi double wishbone memang mendukung handling, tetapi jumlah bushing yang cukup banyak membuatnya lebih rentan aus seiring pemakaian.

Gejala yang sering muncul biasanya berupa bunyi dari bawah mobil atau getaran saat melewati jalan rusak. Karena itu, inspeksi bagian bawah mobil perlu dilakukan sebelum transaksi agar pembeli tidak langsung menghadapi pekerjaan rumah setelah mobil dibawa pulang.

Radiator dan sistem pendingin juga tidak boleh luput

Selain kaki-kaki, sistem pendingin mesin termasuk area yang patut diawasi. Civic ES bawaan pabrik masih menggunakan radiator single ply, yang dinilai cukup rawan menurun performanya ketika mobil sudah menua.

Jika radiator dan sistem pendinginan tidak terawat, risiko overheat bisa muncul. Rizki, pemilik Honda Civic VT-i, menyebut radiator bawaan single ply menjadi salah satu bagian yang paling gampang bermasalah pada Civic VT-i berumur.

Sebagian pemilik kemudian memilih upgrade ke radiator double ply supaya suhu mesin lebih stabil untuk pemakaian harian. Langkah ini kerap dipilih sebagai tindakan preventif agar sistem pendingin lebih aman.

Komponen lain yang patut masuk daftar cek

Engine mounting juga sering menjadi perhatian pada mobil berusia tua. Komponen ini bisa mengeras atau getas seiring usia, lalu memunculkan getaran berlebih yang terasa hingga ke kabin.

Sensor mesin pun mulai rawan gangguan pada usia yang sudah tua. Kondisi itu dapat memengaruhi performa mesin sekaligus konsumsi bahan bakar, sehingga layak dimasukkan ke daftar pemeriksaan awal.

Transmisi otomatis perlu dicek dengan lebih teliti. Perpindahan gigi harus halus dan tidak menunjukkan gejala slip, karena kerusakan di sektor ini bisa menuntut biaya perbaikan yang tidak kecil.

Riwayat servis dan kondisi oli transmisi menjadi dua hal yang patut ditelusuri sebelum transaksi. Pada mobil berumur, riwayat perawatan sering menjadi pembeda antara unit yang layak pakai dan unit yang berpotensi menyedot biaya.

Kelistrikan interior ikut menua

Di dalam kabin, beberapa fitur elektronik juga bisa bermasalah karena usia. Power window dan central lock termasuk komponen yang cukup sering mengalami gangguan pada mobil yang sudah berumur lebih dari 20 tahun.

Gangguan semacam ini memang tergolong wajar, tetapi tetap perlu diperhatikan. Masalah pada fitur harian bisa menambah daftar perbaikan setelah mobil berpindah tangan.

Meski begitu, posisi duduk khas Honda yang selonjoran masih menjadi salah satu kelebihan Civic ES. Sensasi berkendaranya tetap terasa sporty, namun masih nyaman dipakai harian maupun untuk perjalanan jarak jauh.

Itulah sebabnya Civic VT-i bekas masih layak dilirik, selama pembeli tidak hanya terpikat pada desain dan performanya. Fokus inspeksi sebaiknya diarahkan ke kaki-kaki, radiator, engine mounting, sensor mesin, transmisi otomatis, dan kelistrikan interior agar unit yang dipilih tidak berubah menjadi sumber biaya perawatan besar.

Source: kabaroto.com

Berita Terkait