Honda Monkey 2026 hadir dengan penyegaran yang langsung terlihat melalui tiga pilihan warna baru dan jok bermotif kotak-kotak. Perubahan ini membuat mini bike legendaris tersebut tampil lebih ekspresif tanpa mengubah karakter utamanya.
Astra Honda Motor tetap mempertahankan posisi Monkey sebagai motor gaya hidup dengan aura unik, ikonik, dan playful. Di sisi lain, pembaruan visualnya memberi kesan lebih segar untuk konsumen yang mencari motor hobi dengan tampilan berbeda.
Warna Baru dan Jok Checkered Seat
Model terbaru ini ditawarkan dalam Banana Yellow, Millenium Red, dan Pearl Cadet Gray. Seluruh pilihan warna itu dipadukan dengan jok checkered seat yang memberi sentuhan klasik sekaligus mempertegas nuansa fun.
Pembaruan tersebut memang tidak mengubah banyak hal pada tampilan dasar, tetapi cukup kuat untuk membuat Honda Monkey terasa lebih berkarakter. Kombinasi warna dan motif jok baru itu juga menyasar konsumen yang ingin tampil unik, ikonik, berani, fun, dan fashionable.
Marketing Director PT Astra Honda Motor, Octavianus Dwi, menyebut Monkey memiliki tempat istimewa bagi mereka yang memandang sepeda motor sebagai bagian dari gaya hidup. Pernyataan itu mempertegas arah pembaruan yang memang lebih menekankan emosi dan identitas, bukan sekadar perubahan kosmetik biasa.
DNA Klasik Tetap Dipertahankan
Meski tampil lebih segar, Honda Monkey 2026 masih membawa DNA desain yang sudah melekat sejak pertama kali lahir pada 1961. Siluet bodi mungil, tangki membulat, rangka sederhana, dan proporsi mini bike premium tetap menjadi ciri yang tidak diutak-atik.
Karakter retro itu sengaja dipertahankan agar Monkey tidak kehilangan daya tarik asalnya. Penyegaran yang hadir justru diarahkan untuk menjaga relevansi motor ini di pasar motor hobi masa kini.
Mesin dan Kaki-kaki Masih Sama
Di balik pembaruan visual, sektor teknis Honda Monkey 2026 tetap dipertahankan. Motor ini masih mengandalkan mesin satu silinder 125 cc SOHC dua katup berpendingin udara dengan sistem injeksi PGM-FI.
Tenaga disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan, dengan konfigurasi bore x stroke 50,0 x 63,1 mm dan rasio kompresi 10,0:1. Setelan itu membuat Monkey tetap ringan, responsif, dan menyenangkan untuk penggunaan harian maupun city cruising.
Sektor kaki-kaki juga tidak berubah, termasuk suspensi depan upside down Showa dan suspensi belakang ganda. Motor ini masih memakai ban semi dual purpose ukuran 120/80-12 di depan dan 130/80-12 di belakang.
| Bagian | Honda Monkey 2026 |
|---|---|
| Pilihan warna | Banana Yellow, Millenium Red, Pearl Cadet Gray |
| Jok | Checkered seat |
| Mesin | 125 cc SOHC, 2 katup, berpendingin udara |
| Transmisi | Manual 5 percepatan |
| Suspensi depan | Upside down Showa |
| Suspensi belakang | Ganda |
| Ban depan | 120/80-12 |
| Ban belakang | 130/80-12 |
Panel Digital dan Lampu LED Masih Dipertahankan
Honda juga mempertahankan fitur fungsional yang sudah ada pada Monkey. Panel instrumen digital tetap menampilkan speedometer, indikator bahan bakar enam bar, odometer, dan dua trip meter.
Sistem pencahayaan masih mengandalkan lampu LED untuk mendukung visibilitas berkendara. Dengan begitu, penyegaran Honda Monkey 2026 tidak mengorbankan sisi praktis yang dibutuhkan pengendara.
Di Indonesia, Honda Monkey 2026 dipasarkan dengan harga Rp88.094.000 on the road DKI Jakarta. Kehadiran model ini menegaskan kembali posisinya sebagai premium hobby bike yang mengandalkan desain ikonik dan karakter kuat.
