Honda Vario EVO 160 Ternyata Masih Irit, Hasil Tes Harian Tembus 41,7 km/liter

Author: Redaksi Android62

Honda Vario EVO 160 menunjukkan bahwa skutik berkapasitas 160 cc masih bisa dipakai harian tanpa terasa boros. Dalam pengujian selama sepekan di kawasan Bekasi, Jakarta, dan sekitarnya, motor ini mencatat konsumsi BBM 41,7 km/liter.

Angka itu didapat lewat metode full to full setelah motor menempuh jarak 43,8 km dan menghabiskan 1,05 liter bahan bakar. Hasilnya memang sedikit di bawah angka pada MID yang menunjukkan 42,6 km/liter, tetapi selisihnya tidak jauh dan tetap memberi gambaran efisiensi yang baik untuk pemakaian sehari-hari.

Bekal mesin dan ubahan kecil

Varian yang diuji adalah Honda Vario EVO 160 tipe ABS, yang menjadi kasta tertinggi di lini model ini. Motor tersebut mengandalkan mesin eSP+ berpendingin cairan dengan kapasitas 156,9 cc, tenaga 15,4 PS, dan torsi 14 Nm.

Honda juga melakukan optimalisasi minor pada sistem pengapian. Dari ubahan itu, torsi naik 0,2 Nm dibandingkan model sebelumnya, meski bobot motor ikut bertambah sekitar 1-2 kg.

Aspek Data Keterangan
Varian ABS Varian tertinggi
Mesin 156,9 cc eSP+ Berpendingin cairan
Tenaga 15,4 PS Output mesin
Torsi 14 Nm Naik 0,2 Nm dari model sebelumnya
Hasil konsumsi BBM 41,7 km/liter Metode full to full
Hasil MID 42,6 km/liter Lebih tinggi sedikit dari hasil tes

Rute pengujian yang dipakai

Selama tes, motor melintasi rute campuran yang mencakup jalan raya padat, kawasan perumahan yang lengang, gang sempit, hingga tanjakan yang tidak terlalu curam. Kecepatan harian yang paling sering dipakai berada di kisaran 60-70 km/jam.

Kecepatan puncak yang tercatat selama pengujian hanya 90 km/jam, padahal motor ini diklaim mampu melaju hingga 109 km/jam. Selama perjalanan, mode idling stop system atau ISS tidak digunakan, dan teknik berkendara ECO driving juga tidak diterapkan secara ketat.

Hasil itu membuat Honda Vario EVO 160 tetap terlihat relevan untuk mobilitas harian, terutama bagi pengguna yang mencari skutik bertenaga dengan efisiensi yang masih masuk akal. Meski begitu, konsumsi BBM tetap sangat dipengaruhi kondisi jalan, gaya berkendara, dan bobot pengemudi dalam pemakaian nyata.

Source: oto.detik.com
Berita Terbaru