Sorotan terhadap Honor 600 Pro bukan hanya datang dari spesifikasinya, tetapi juga dari cara promosi yang sengaja dibuat mencolok. Truk iklan oranye milik seri Honor 600 diparkir tepat di depan Apple Store kawasan Canton Road, Hong Kong, dan langkah itu langsung memancing perhatian publik.
Aksi tersebut cepat viral karena banyak yang menilai lokasinya terlalu pas untuk dianggap kebetulan. Dari situ, pembahasan tentang Honor 600 Pro melebar ke desain perangkatnya yang juga dianggap punya kemiripan kuat dengan lini smartphone Apple.
Di sisi visual, warna oranye menjadi elemen yang paling mudah dikenali. Warna itu muncul pada truk promosi sekaligus pada perangkat yang dipamerkan, sehingga kampanye ini terasa sangat terarah dan mudah melekat di ingatan.
Melansir MacRumors, sisi bodi truk itu juga memuat slogan “orange to orange”. Pilihan frasa tersebut dianggap sebagai plesetan dari ungkapan “apples to apples”, yang makin menguatkan kesan bahwa Honor sedang bermain dengan simbol yang dekat dengan Apple.
Perhatian publik kemudian bergeser ke perangkatnya. Honor 600 Pro ramai dibandingkan dengan iPhone karena warna bodi oranye, bentuk frame, dan tampilan modul kamera yang dinilai serupa dengan gaya desain Apple terbaru.
Kesan mirip itu tidak berhenti pada sisi luar. MagicOS 10 berbasis Android 16 juga membawa tampilan antarmuka transparan ala kaca, dan banyak orang menilai nuansa visualnya dekat dengan bahasa desain iOS.
Meski ramai dibahas dari sisi kemiripan desain, Honor 600 Pro tetap dibekali spesifikasi kelas atas. Ponsel ini memakai layar AMOLED 6,57 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120Hz.
Layar tersebut diklaim memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 8.000 nits untuk konten HDR. Di kelas flagship, angka itu menjadi salah satu daya tarik utama karena mendukung pengalaman visual yang lebih terang.
Untuk dapur pacu, Honor 600 Pro memakai Snapdragon 8 Elite. Perangkat ini juga dibekali RAM 12GB dan penyimpanan 512GB, sehingga posisinya jelas diarahkan ke segmen premium.
Performa perangkat ini ikut disorot lewat hasil benchmark yang dibahas dalam video review. Skor AnTuTu-nya disebut tembus sekitar 3 juta poin, angka yang menempatkannya di level flagship.
Sektor daya juga tidak kalah menarik. Honor 600 Pro membawa baterai 7.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 80W dan pengisian nirkabel 50W.
Di bagian kamera, Honor menyiapkan konfigurasi yang lengkap. Ponsel ini memakai kamera utama 200MP, ultrawide 12MP, telefoto 50MP, dan kamera depan 50MP.
Fitur pendukungnya juga cukup serius untuk penggunaan kreatif. Honor 600 Pro disebut mendukung mode RAW, perekaman video 4K 60fps di kamera belakang, serta fitur multi-video.
Untuk perlindungan fisik, perangkat ini mengantongi sertifikasi IP68, IP69, dan IP69K. Honor juga menyebut adanya sertifikasi tahan benturan SGS Drop Resistance, sehingga ponsel ini tidak hanya menonjol di desain dan performa.
Di pasar global seperti Singapura, Honor 600 Pro dijual seharga 999 dolar Singapura untuk varian 12GB/512GB. Di Indonesia, perangkat ini belum masuk resmi, meski versi globalnya sudah muncul di marketplace dengan kisaran harga Rp18 juta hingga Rp19 jutaan.
Varian warnanya tersedia dalam oranye, putih, dan hitam. Namun, warna oranye menjadi yang paling banyak dibicarakan karena paling kuat dikaitkan dengan kampanye yang menabrak citra premium Apple.
