Honor kembali menarik perhatian lewat seri 600 yang kini hadir ke pasar global dengan dua pilihan, Honor 600 Pro dan Honor 600. Daya tarik utamanya langsung terlihat dari kombinasi kamera utama 200MP dan baterai 7.000mAh, dua spesifikasi yang membuat lini ini terasa lebih dekat ke kelas premium.
Honor juga menempatkan seri ini sebagai paket yang lebih masuk akal dari sisi harga. Honor 600 Pro diposisikan sebagai varian terlengkap, sementara Honor 600 hadir untuk pengguna yang ingin fitur inti serupa dengan banderol yang lebih ringan.
Layar besar dengan tingkat terang tinggi
Kedua model sama-sama mengusung layar AMOLED 6,57 inci dengan resolusi 1.5K. Panel ini sudah mendukung refresh rate 120Hz, sehingga pengalaman visualnya tetap mulus untuk perpindahan menu maupun saat menonton konten.
Honor turut membekali layar tersebut dengan tingkat kecerahan puncak hingga 8.000 nits. Selain itu, ada dukungan 100 persen gamut warna DCI-P3, 1,07 miliar warna, serta PWM dimming 3840Hz, yang menambah kenyamanan penggunaan di berbagai kondisi cahaya.
Untuk perlindungan bodi, seri ini juga tidak dibuat setengah hati. Honor 600 dan Honor 600 Pro sama-sama membawa sertifikasi IP68, IP69, dan IP69K, yang menandakan ketahanan terhadap air dan debu berada di level yang serius.
Perbedaan paling terasa ada di dapur pacu
Honor 600 Pro hadir dengan Snapdragon 8 Elite yang dipasangkan bersama GPU Adreno 830. Susunan ini menempatkan model Pro sebagai opsi paling kuat di seri 600, terutama untuk kebutuhan berat seperti gaming dan multitasking.
Sementara itu, Honor 600 versi standar memakai Snapdragon 7 Gen 4 dengan GPU Adreno 722. Walau posisinya di bawah model Pro, chipset ini tetap disiapkan untuk memberikan performa harian yang stabil dan lancar.
Keduanya menjalankan Android 16 dengan antarmuka MagicOS 10. Kombinasi ini membuat seri Honor 600 tampil modern dari sisi sistem, sekaligus memberi pengalaman yang lebih konsisten bagi pengguna.
Kamera 200MP jadi pusat perhatian
Di sektor fotografi, Honor menempatkan sensor utama 200 megapiksel pada kedua model. Kamera ini memiliki aperture f/1.9, sensor besar 1/1.4 inci, dan sudah dibantu optical image stabilization agar hasil tangkapan lebih stabil.
Honor 600 Pro mendapat susunan kamera yang lebih lengkap karena masih ditambah kamera telefoto periskop 50 megapiksel. Lensa ini mendukung zoom optik 3,5x dan zoom digital hingga 120x, lalu dipasangkan dengan kamera ultrawide 12 megapiksel.
Honor 600 reguler tidak dibekali telefoto periskop, namun tetap hadir dengan kamera ultrawide 12 megapiksel. Untuk kebutuhan swafoto dan video call, keduanya sama-sama memakai kamera depan 50 megapiksel.
Baterai jumbo dan dukungan pengisian cepat
Salah satu nilai jual terbesar seri ini ada pada daya tahan baterainya. Honor menanamkan baterai 7.000mAh pada kedua perangkat, lalu melengkapinya dengan pengisian cepat kabel 80W.
Fitur reverse charging 27W juga tersedia di keduanya, sehingga ponsel ini bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat lain. Khusus Honor 600 Pro, ada tambahan pengisian nirkabel 50W yang membuat opsi pengisian terasa lebih fleksibel.
Harga dan pilihan yang ditawarkan
Honor 600 Pro dijual mulai SAR 2.999 untuk varian 12GB/512GB. Di sisi lain, Honor 600 hadir dengan harga yang lebih rendah, yakni SAR 1.799 untuk varian 8GB/256GB dan SAR 1.999 untuk versi 12GB/256GB.
Keduanya sudah tersedia untuk pre-order di sejumlah pasar, termasuk Arab Saudi dan Malaysia. Honor juga menawarkan tiga pilihan warna, yaitu Hitam, Putih Emas, dan Oranye, untuk seri ini.
Konektivitas tetap lengkap
Dari sisi konektivitas, Honor 600 dan Honor 600 Pro sama-sama mendukung jaringan 5G dan Wi-Fi dual-band. Keduanya juga dibekali sistem navigasi global seperti GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo, QZSS, dan NavIC.
Perbedaannya ada pada Bluetooth, karena Honor 600 Pro memakai Bluetooth 6.0, sedangkan Honor 600 masih menggunakan Bluetooth 5.4. Dengan kombinasi layar terang, baterai besar, kamera 200MP, serta bodi yang tahan banting, seri Honor 600 menawarkan pilihan yang cukup menarik bagi pengguna yang mengincar spesifikasi tinggi tanpa harus masuk ke harga paling mahal.







