Honor tengah menyiapkan foldable lebar pertamanya, dan langkah ini langsung menempatkannya di jalur persaingan yang lebih serius di pasar ponsel lipat. Perangkat yang masih diuji tersebut disebut-sebut akan berhadapan dengan Samsung dan Huawei di segmen yang semakin ramai.
Daya tarik utama model ini ada pada pendekatan desainnya. Honor tidak hanya mengejar ponsel lipat biasa, tetapi mengarah ke format wide foldable yang memberi pengalaman layar besar dengan susunan dimensi yang lebih lebar dari kebanyakan model di pasar.
Informasi yang beredar menyebut layar utamanya berukuran sekitar 7,6 inci. Sementara itu, layar luarnya dikabarkan sekitar 5,5 inci, sehingga perbedaan ukuran kedua panel terlihat cukup kecil untuk sebuah perangkat lipat.
Komposisi tersebut membuat perangkat ini tampak berbeda dari banyak ponsel lipat yang lebih dulu dikenal publik. Fokusnya bukan semata pada sisi fleksibel dari mekanisme lipat, tetapi juga pada kenyamanan penggunaan yang mendekati perangkat berlayar besar.
Dari sisi dapur pacu, Honor juga disebut menyiapkan chip kelas atas. Bocoran yang sama menyebut perangkat ini akan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan fabrikasi 2nm.
Jika detail itu benar, arah pengembangan Honor terlihat cukup jelas. Perusahaan tampak ingin menggabungkan desain lipat yang lebih lebar dengan platform chip generasi baru agar tetap kompetitif di kelas premium.
Pendekatan tersebut relevan karena pasar foldable kini tidak lagi dinilai hanya dari bentuknya. Kekuatan pemrosesan, efisiensi, dan kelas produk juga menjadi faktor penting yang menentukan seberapa menarik sebuah perangkat di mata konsumen.
Nama perangkat ini memang belum dikonfirmasi secara resmi. Meski begitu, ada indikasi bahwa peluncurannya bisa terjadi pada paruh pertama tahun depan.
Sejumlah petunjuk dalam laporan yang beredar membuat banyak pihak mengaitkan model ini dengan Honor. Statusnya yang masih berupa perangkat uji membuat informasi tersebut tetap perlu dibaca hati-hati, meski arah pengembangannya sudah cukup jelas.
Honor juga tidak bergerak sendirian di kategori ini. Samsung disebut sedang mengembangkan perangkat serupa, sedangkan Apple dikabarkan akan ikut masuk ke pasar ponsel lipat dengan desain lebar.
Huawei bahkan disebut sudah lebih dulu merilis perangkat dengan konsep tersebut di pasar. Situasi ini menunjukkan bahwa persaingan foldable mulai bergeser ke format yang lebih beragam, bukan lagi hanya mengandalkan desain lipat yang selama ini umum dikenal.
Digital Chat Station juga membocorkan adanya beberapa ponsel lipat lebar dari berbagai merek yang berpotensi meluncur tahun ini. Salah satu yang disebut adalah Huawei Pura X Max, yang diklaim akan menjadi salah satu opsi paling terjangkau di segmen tersebut.
Munculnya lebih banyak pemain menandakan wide foldable mulai naik kelas sebagai kategori yang layak diperebutkan. Jika Honor benar-benar membawa model ini ke pasar, peta persaingan ponsel lipat kemungkinan akan semakin padat.
