Huawei kembali menguatkan posisinya di pasar ponsel premium Indonesia lewat kehadiran HUAWEI Mate 80 Pro. Perangkat ini dibanderol Rp16.999.000 dan dijadwalkan tersedia mulai 24 April dengan membawa paket fitur yang menonjol di kamera, ketahanan bodi, AI, serta pengisian daya cepat.
Yang membuat peluncuran ini menarik adalah kembalinya lini Mate ke Indonesia setelah terakhir Huawei merilis Mate 40 sekitar empat tahun silam. Kehadiran Mate 80 Pro sekaligus memperlihatkan strategi Huawei untuk menawarkan flagship yang tidak hanya mengandalkan desain, tetapi juga pengalaman pakai yang dibuat lebih lengkap.
Fokus utama ada di kamera
Huawei menempatkan sektor fotografi sebagai daya tarik terbesar pada Mate 80 Pro. Ponsel ini memakai True-to-Colour Camera yang diklaim membantu menampilkan warna lebih akurat di berbagai kondisi pemotretan.
Kamera utamanya beresolusi 50MP Ultra Lighting RYYB dengan aperture variabel F1.4-F4.0 dan dukungan OIS. Kombinasi tersebut ditujukan agar foto tetap tajam dan terang meski pencahayaan tidak ideal.
Di bagian belakang, Huawei juga menyematkan kamera Macro Telephoto 48MP dengan kemampuan 4x optical zoom. Selain itu, tersedia kamera Ultra-Wide Angle 40MP untuk menangkap area yang lebih luas dalam satu frame.
Untuk membantu hasil foto terlihat lebih rapi, Huawei menambahkan AI Composition. Fitur ini menganalisis objek dalam foto dan membantu menyusun komposisi secara otomatis agar hasil akhirnya tampak seimbang.
Ketahanan bodi ikut dibuat lebih serius
Selain kamera, Mate 80 Pro juga dibekali pendekatan durabilitas yang kuat. Huawei mengusung Ultra Durable Design dengan perlindungan Kunlun Glass generasi kedua pada layar.
Huawei menyebut kaca tersebut memiliki ketahanan benturan hingga 20 kali lebih kuat dibanding kaca ponsel biasa. Pada sisi perlindungan terhadap lingkungan, perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Sertifikasi itu juga disebut mendukung ketahanan pada suhu ekstrem, mulai dari -20 hingga 80 derajat Celsius. Di bagian belakang, ponsel memakai material Vegan Fibre dengan pilihan warna emas, hijau, dan hitam.
AI dipakai di banyak fitur harian
Huawei tidak hanya menempatkan AI pada kamera, tetapi juga pada pengalaman penggunaan sehari-hari. Salah satu fitur yang ditonjolkan adalah AI Smart Control yang memberi akses cepat ke platform seperti ChatGPT, Gemini, dan DeepSeek.
Ada pula AI Remove yang berfungsi menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto. Untuk mendukung komunikasi, Huawei menyematkan Two-way AI Noise Reduction agar suara terdengar lebih jernih saat panggilan berlangsung.
Daya tahan baterai dan pengisian cepat
Dari sisi tenaga, Mate 80 Pro membawa baterai 5.750mAh. Kapasitas tersebut dipadukan dengan 100W Wired SuperCharge untuk pengisian lewat kabel.
Huawei juga menyediakan dukungan nirkabel hingga 80W Wireless SuperCharge. Kombinasi ini membuat perangkat diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan daya tahan panjang sekaligus proses isi ulang yang cepat.
Akses aplikasi tetap disediakan
Meski tidak membawa layanan seluler Google secara bawaan, Huawei menegaskan pengguna tetap bisa mengakses layanan populer seperti YouTube, Gmail, dan Google Maps melalui HUAWEI AppGallery. Toko aplikasi ini juga dibekali sistem keamanan 360 derajat yang mencakup verifikasi pengembang dan pemindaian malware.
Dengan harga Rp16.999.000, HUAWEI Mate 80 Pro diposisikan sebagai flagship premium yang menyatukan kamera, durabilitas, dukungan AI, dan pengisian cepat dalam satu perangkat. Kehadirannya menambah pilihan bagi konsumen di Indonesia yang mencari ponsel kelas atas dengan karakter fitur yang berbeda dari kompetitor arus utama.







