Huawei Pura 90 Pro Max Andalkan Periskop 200MP, Zoom Jauh Tetap Tajam Saat Malam

Author: Redaksi Android62

Huawei Pura 90 Pro Max langsung menarik perhatian lewat sektor kamera yang paling ambisius di kelasnya. Di bagian belakang, ponsel ini membawa kamera periskop 200MP yang diposisikan sebagai andalan untuk zoom jarak jauh dan pemotretan malam.

Huawei tidak berhenti pada angka besar semata. Sensor periskop itu memakai ukuran 1/1.28 inci dengan aperture f/2.6, panjang fokus setara 96 mm, serta dukungan 4x optical zoom untuk menjaga detail saat memotret objek yang jauh.

Zoom jauh dengan stabilitas lebih tinggi

Pada penggunaan jarak jauh, stabilisasi menjadi bagian penting yang tidak kalah krusial dari resolusi. Huawei menyematkan stabilisasi hingga CIPA 7.0 atau 7-stop stabilization agar hasil foto tetap lebih terkendali saat pembesaran tinggi dipakai, terutama ketika kondisi pencahayaan minim dan potensi goyangan lebih besar.

Pendekatan ini menunjukkan arah yang cukup jelas. Huawei ingin membuat kamera telephoto di Pura 90 Pro Max bukan hanya tajam, tetapi juga tetap berguna saat malam hari atau dalam situasi yang sulit untuk dijaga stabil.

Kamera utama ikut dibuat fleksibel

Selain mengandalkan kamera periskop, Huawei juga memberi perhatian besar pada kamera utama. Sensor yang dipakai beresolusi 50MP dengan teknologi RYYB, lalu dipadukan dengan LOFIC dan aperture variabel 10-stop dari f/1.4 hingga f/4.0.

Kombinasi tersebut memberi ruang lebih luas untuk mengatur cahaya yang masuk ke sensor. Hasilnya ditujukan agar dynamic range terasa lebih lebar dan depth of field bisa lebih presisi, sehingga foto tampak lebih profesional dalam berbagai kondisi.

Ada pembagian fungsi yang jelas di lini Pura 90

Strategi Huawei terlihat lewat pembagian peran kamera yang cukup tegas. Kamera utama dipakai untuk fleksibilitas pencahayaan, sedangkan kamera periskop difokuskan untuk detail jarak jauh.

Di bawah Pura 90 Pro Max, Huawei Pura 90 Pro hadir sebagai opsi yang lebih sederhana tetapi tetap kuat. Model ini membawa kamera utama 50MP RYYB, telephoto 50MP dengan 4x optical zoom, serta kamera ultrawide 12.5MP.

Chipset dan AI ikut memperkuat hasil foto

Seluruh kemampuan kamera tersebut dipasangkan dengan chipset Kirin 9030S terbaru. Huawei mengklaim chipset ini mampu meningkatkan kemampuan pemrosesan AI hingga 200 persen, terutama untuk fotografi dan pengolahan gambar.

Peran AI menjadi penting karena hasil foto ponsel kini tidak hanya ditentukan oleh sensor. AI membantu menjaga detail, warna, eksposur, dan konsistensi hasil di berbagai kondisi pemotretan, sementara AI ISP generasi terbaru ditujukan agar hasil terlihat lebih natural dan proses editing langsung dari perangkat bisa berlangsung lebih cepat.

Layar dan baterai disiapkan untuk kelas flagship

Di luar kamera, kedua model dibekali baterai 6.000 mAh. Huawei juga menyertakan pengisian cepat 100W wired dan 80W wireless untuk mendukung pemakaian harian yang intens, termasuk saat perangkat dipakai mengambil foto dalam jumlah banyak.

Bagian layar juga dibuat sesuai kelas premium. Pura 90 Pro memakai panel LTPO OLED 6,6 inci, sedangkan Pura 90 Pro Max membawa LTPO OLED 6,9 inci dengan refresh rate adaptif 1–120Hz dan perlindungan Kunlun Glass generasi kedua.

Posisi harga dan target pengguna

Dari sisi harga, Huawei Pura 90 Pro dibanderol mulai Rp 12,3 juta. Sementara itu, Huawei Pura 90 Pro Max dipasarkan mulai Rp 14,6 juta.

Dengan susunan tersebut, Pura 90 Pro Max menjadi model yang paling menonjol bagi pengguna yang mengejar fotografi mobile. Kamera periskop 200MP, sensor besar, stabilisasi tinggi, dan dukungan AI membuatnya tampil sebagai salah satu flagship Huawei yang paling serius menggarap detail jarak jauh.

Berita Terbaru