Huawei Watch Fit 5 Pro Hadir Dengan ECG Dan Layar 1,92 Inci Berbodi Titanium

Author: Redaksi Android62

Fokus utama Huawei pada Watch Fit 5 Pro terlihat jelas sejak awal: jam ini bukan hanya tampil lebih besar, tetapi juga membawa lompatan pada pemantauan kesehatan. Model Pro hadir dengan layar AMOLED 1,92 inci, bezel lebih ramping, serta rangka titanium yang membuatnya tampak lebih premium dibanding versi reguler.

Di sektor kesehatan, perangkat ini juga mendapat pembaruan yang paling menonjol. Huawei membekalinya dengan modul detak jantung optik terbaru berkonfigurasi 6 LED dan 6 PPG, sensor suhu tubuh, ECG, serta fitur pengukur risiko diabetes yang mengumpulkan data fisiologis pengguna selama 3 hingga 14 hari.

Huawei Watch Fit 5 Pro meluncur bersama Watch Fit 5 ke pasar global setelah lebih dulu debut di China pada April 2026. Indonesia ikut masuk daftar pasar berikutnya, dengan jadwal peluncuran pada 12 Mei 2026, meski harga resmi untuk pasar dalam negeri masih belum diumumkan.

Untuk tampilan, Watch Fit 5 Pro membawa panel yang lebih lega dibanding Watch Fit 4 Pro dan Watch 5 yang sama-sama memakai layar 1,82 inci. Layarnya dilindungi kaca sapphire 2.5D, mendukung Always-On Display, dan diklaim mampu mencapai kecerahan puncak 3.000 nits.

Huawei menyebut panel LTPO pada model Pro dirancang agar tetap terang dengan konsumsi daya yang rendah. Kecerahan tinggi itu juga dibuat agar layar tetap mudah dibaca saat dipakai di bawah sinar matahari langsung.

Ada pula pembeda lain di sisi kesehatan yang membuat model Pro lebih menonjol. Fitur pengukur risiko diabetes pada jam ini bukan alat pengukur kadar gula darah, melainkan sistem yang menilai risiko berdasarkan data fisiologis pengguna, termasuk saat istirahat.

Peningkatan di model reguler

Meski statusnya bukan varian tertinggi, Watch Fit 5 tetap mendapat sejumlah peningkatan yang cukup berarti. Jam ini memakai layar AMOLED 1,82 inci dengan kecerahan hingga 2.500 nits, naik dari generasi sebelumnya yang berada di level 2.000 nits.

Secara tampilan, model reguler memang dibuat mirip dengan versi Pro. Bedanya, bezel-nya 2,2 mm dan sedikit lebih tebal dibanding Pro, meski masih lebih ramping daripada Watch Fit 4 yang memakai bezel 2,35 mm.

Watch Fit 5 reguler juga membawa Always-On Display serta dua tombol di sisi kanan, yaitu digital crown dan shortcut button. Bingkainya memakai aluminium, bukan titanium seperti pada versi Pro.

Huawei tetap membekali model reguler dengan sensor yang ditingkatkan dan sertifikasi tahan air 5 ATM. Jam ini juga mendukung lebih dari 100 mode olahraga, termasuk mode bersepeda yang sudah diperbarui.

Siap dipakai olahraga air

Watch Fit 5 Pro tidak hanya difokuskan untuk pemantauan kesehatan harian, tetapi juga untuk aktivitas di air. Perangkat ini mendukung depth sensing dan mengantongi sertifikasi ketahanan air 5 ATM.

Huawei mengklaim jam ini dapat dipakai untuk menyelam hingga kedalaman 40 meter. Sebelum masuk air, pengguna bisa memanfaatkan fitur pelatihan dan memeriksa apnea untuk mengukur durasi ketahanan napas.

Saat penyelaman berlangsung, layar jam akan menampilkan metrik seperti kedalaman yang dicapai dan peringatan ketika mendekati batas maksimum. Pendekatan ini membuat Watch Fit 5 Pro terasa lebih serius untuk pengguna yang membutuhkan fitur olahraga air lebih lengkap.

Daya tahan baterai dan sistem operasi

Untuk pemakaian harian, Huawei mengklaim Watch Fit 5 series bisa bertahan hingga 7 hari dalam penggunaan normal. Dalam skenario penggunaan ringan, daya tahannya disebut dapat mencapai 10 hari.

Jika Always-On Display diaktifkan, daya tahan baterai diperkirakan sekitar 4 hari. Pengisian dayanya dilakukan lewat charger magnetik khusus.

Kedua model menjalankan HarmonyOS 6.1. Huawei juga menyebut perangkat ini tetap bisa dipasangkan dengan ponsel Android maupun iOS dengan pengalaman yang mulus.

Di pasar global, Watch Fit 5 dijual seharga 199 euro. Sementara itu, Watch Fit 5 Pro dibanderol 299 euro, dan harga resmi untuk Indonesia masih menunggu pengumuman lanjutan.

Source: tekno.kompas.com
Berita Terbaru