Biaya pembuatan kunci immobilizer pada Hyundai Stargazer kini tercatat paling mahal di antara contoh yang disebut, dengan angka lebih dari Rp 4 juta. Penyebab utamanya bukan semata kompleksitas pemrograman, melainkan sulitnya memperoleh komponen dasar seperti blank key dan remote asli.
Komandan Key, Raymond Lie, menjelaskan bahwa harga kunci immobilizer sangat dipengaruhi oleh tingkat kesulitan pemrograman, ketersediaan komponen, serta sulit tidaknya mencari remote dan blank key asli. Karena itu, mobil yang tampak berada di kelas serupa pun bisa memiliki biaya penggantian kunci yang jauh berbeda.
Komponen dasar jadi penentu utama
Raymond menegaskan, selama barang mentah atau komponen dasar kunci belum tersedia luas di pasar, biaya penggantian akan tetap tinggi. Pada Hyundai Stargazer, masalah terbesar justru ada pada ketersediaan blank key dan remote original, bukan pada proses pemrogramannya.
“Contoh kayak Hyundai Stargazer. Sampai sekarang belum ada solusinya. Walaupun kita bilang mobil biasa, tapi sangat mahal,” kata Raymond kepada Kompas.com di Jakarta Utara, Selasa (14/6/2026).
Ia menambahkan bahwa kebutuhan akan spare part dan blank key menjadi faktor paling menentukan dalam membentuk harga akhir. Jika komponen dasar sulit didapat, pemilik mobil harus menanggung biaya yang lebih besar saat kunci hilang atau perlu diganti.
| Model Mobil | Biaya Kunci Immobilizer Original | Keterangan |
|---|---|---|
| Hyundai Stargazer | Lebih dari Rp 4 juta | Komponen dasar sulit didapat |
| Mitsubishi Xpander | Sekitar Rp 1,5 juta | Komponen original masih lebih terjangkau |
| Toyota Avanza | Sekitar Rp 1 juta | Biaya paling rendah di contoh yang disebut |
Mobil satu kelas, biaya bisa sangat jauh
Perbandingan yang disebut Raymond menunjukkan bahwa harga kunci immobilizer tidak selalu mengikuti segmen mobil. Hyundai Stargazer yang bermain di kelas Low MPV justru bisa lebih mahal dibanding Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, maupun Mitsubishi Xpander.
Untuk Toyota Avanza, biaya pembuatan kunci immobilizer original disebut berada di kisaran Rp 1 juta. Sementara Mitsubishi Xpander berada di sekitar Rp 1,5 juta untuk komponen original.
Selisih harga itu memperlihatkan pentingnya ketersediaan suku cadang di pasar. Jika blank key dan remote mudah diperoleh, biaya membuat kunci baru cenderung lebih terjangkau.
Namun, jika komponen masih langka atau harus didatangkan dengan harga tinggi, beban biaya di tangan pemilik kendaraan ikut naik. Karena itu, Raymond menyarankan pemilik mobil untuk memiliki kunci cadangan sejak awal.
Langkah sederhana itu bisa membantu saat kunci utama hilang dan mengurangi risiko biaya yang lebih besar jika seluruh kunci kendaraan sudah tidak tersedia. Di tengah harga komponen yang tidak selalu sama, kunci cadangan menjadi cara paling praktis untuk menjaga pengeluaran tetap terkendali.
