Untuk pertama kalinya dalam sekitar 20 tahun pemantauan, China kini dipandang lebih positif daripada Amerika Serikat di lebih banyak negara. Temuan itu muncul dalam survei Pew Research Center yang menunjukkan pergeseran sikap publik di 25 dari 36 negara dan wilayah yang disurvei.
Perubahan serupa juga terlihat pada penilaian terhadap para pemimpinnya. Di 22 dari 36 negara dan wilayah, Xi Jinping dinilai lebih positif daripada Presiden AS Donald Trump, termasuk di Kanada, Meksiko, serta negara-negara besar Eropa seperti Prancis, Jerman, dan Inggris.
Pergeseran yang belum pernah dicatat sebelumnya
Laura Silver, associate director Pew’s Global Attitudes Research, menyebut ini sebagai momen pertama ketika China menjadi lebih disukai daripada AS dalam data yang dipantau selama dua dekade. Menurut dia, pandangan terhadap Beijing dan Washington memang sempat berdekatan pada beberapa periode, tetapi belum pernah bergeser setajam ini.
Survei itu dirilis pada Rabu dan dilakukan pada Februari hingga Mei, saat Amerika Serikat dan Israel terlibat perang melawan Iran. Pew melibatkan lebih dari 42.000 responden di 35 negara, ditambah West Bank dan East Jerusalem, dengan margin of error antara 2,3 hingga 5,5 poin persentase.
AS kehilangan simpati di banyak wilayah
Menurut Silver, pergeseran ini tidak hanya lahir dari naiknya citra China, tetapi juga dari memburuknya pandangan terhadap AS. Ia menyinggung perang, sikap pemerintah AS yang dinilai tidak berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas, serta rendahnya kepercayaan pada Donald Trump sebagai faktor penting.
Ia juga menyoroti kebijakan Trump seperti tuntutan untuk menguasai Greenland, serangan militer AS yang menangkap Nicolás Maduro di Venezuela, dan penanganan perang Israel-Hamas di Gaza. Serangkaian langkah itu disebut ikut menekan penilaian publik terhadap AS di banyak negara.
Pandangan Kanada menjadi contoh paling jelas dari perubahan tersebut. Dalam survei baru, hanya 33% warga Kanada yang memiliki pandangan positif terhadap AS, turun dari 57% pada 2023.
| Negara/Wilayah | Pandangan Positif terhadap AS | Pandangan Positif terhadap China |
|---|---|---|
| Kanada | 33% | 44% |
| Amerika Serikat | Sekitar 6 dari 10 pada 2023 | Sejajar dengan China saat ini |
Pada periode yang sama, pandangan positif terhadap China di Kanada naik dari 14% menjadi 44%. Di dalam negeri Amerika Serikat, opini publik juga berubah karena sekitar 6 dari 10 warga AS pada 2023 punya pandangan positif terhadap negaranya sendiri, tetapi kini pandangan terhadap China dan AS dinilai serupa.
China diuntungkan dari perbandingan langsung
Silver mengatakan China juga memperoleh keuntungan karena kini dibandingkan langsung dengan AS dalam situasi global yang penuh ketegangan. Dalam pandangan publik di banyak negara, China lebih sering dipersepsikan sebagai mitra yang dapat diandalkan dan lebih mungkin berkontribusi pada perdamaian serta stabilitas global.
Kedutaan Besar China di Washington menyebut hasil survei itu sebagai bukti bahwa “pencapaian tata kelola dan kemajuan pembangunan China diakui secara luas.” Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar atas hasil tersebut.
Di Eropa, perubahan pandangan juga terlihat di sejumlah negara besar. Prancis, Jerman, Spanyol, Italia, Swedia, dan Belanda termasuk di antara negara yang telah berbalik dalam memandang dua ekonomi terbesar dunia itu.
Meski begitu, tingkat kepercayaan terhadap Xi Jinping dan Donald Trump di banyak negara masih rendah. Pew juga mencatat bahwa AS masih unggul dalam persepsi mengenai penghormatan pemerintah terhadap kebebasan pribadi, walau jaraknya dengan China terus menyempit.
Survei ini menandai bahwa citra internasional Amerika Serikat tidak lagi otomatis berada di atas China. Dalam banyak negara, persepsi publik kini bergerak ke arah yang belum pernah dicatat Pew sebelumnya.
