IBM Bob kini diposisikan sebagai asisten AI untuk kebutuhan enterprise yang tidak berhenti di tahap menulis kode. Platform ini dirancang untuk mendampingi alur pengembangan perangkat lunak dari perencanaan, pembuatan kode, pengujian, peluncuran aplikasi, hingga modernisasi sistem lama.
Pendekatan itu muncul saat perusahaan menghadapi tekanan untuk bergerak lebih cepat tanpa mengendurkan kontrol. Di sisi lain, tim pengembang tetap harus menjaga kualitas, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang semakin ketat.
IBM menempatkan Bob sebagai mitra kerja berbasis AI, bukan sekadar alat bantu coding biasa. Fondasinya memakai teknologi AI agentik yang memungkinkan beberapa agen AI bekerja bersama untuk menangani tugas berbeda dalam Software Development Lifecycle atau SDLC.
Dengan cara ini, pekerjaan berulang yang selama ini memakan waktu tim developer dapat dipangkas. IBM menilai beban rutin yang berkurang akan memberi ruang lebih besar bagi developer untuk fokus pada pekerjaan yang membutuhkan kreativitas dan keputusan strategis.
Dorongan untuk modernisasi sistem lama
Selain untuk membangun aplikasi baru, IBM Bob juga diarahkan untuk mempercepat pembaruan legacy system. Banyak perusahaan masih bergantung pada sistem lama yang mahal dan sulit diperbarui, sehingga modernisasi kerap menjadi hambatan besar dalam transformasi digital.
IBM menyebut AI dapat mempercepat proses itu tanpa mengorbankan kualitas. Salah satu contohnya datang dari Blue Pearl, perusahaan solusi cloud, yang disebut berhasil menyelesaikan peningkatan versi Java dalam tiga hari.
Pekerjaan yang biasanya memakan waktu sekitar 30 hari itu diklaim menghasilkan penghematan lebih dari 160 jam kerja tim developer. Contoh ini dipakai IBM untuk menunjukkan bahwa modernisasi sistem lama bisa dibuat jauh lebih efisien.
Keamanan dan tata kelola tetap jadi perhatian
Di lingkungan perusahaan, kecepatan saja tidak cukup. Karena itu, IBM Bob dibekali fitur yang ditujukan untuk kebutuhan keamanan enterprise, termasuk pemindaian data sensitif, penerapan kebijakan keamanan secara real-time, dan kemampuan audit agar setiap aktivitas AI bisa ditelusuri.
Fokus pada keamanan ini penting karena penggunaan AI dalam software development sering memunculkan kekhawatiran soal data dan kepatuhan. IBM mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan menggabungkan percepatan kerja dan tata kelola yang tetap terkendali.
Bisa memilih model sesuai tugas
Dari sisi teknologi, IBM Bob juga mengusung dukungan multi-model AI. Sistem ini dapat memilih model yang paling sesuai untuk tiap tugas berdasarkan akurasi, kecepatan, dan efisiensi biaya.
IBM memadukan beberapa model, termasuk Anthropic Claude, model open-source dari Mistral, dan IBM Granite. Tugas yang lebih ringan dapat diarahkan ke model yang lebih hemat sumber daya, sementara pekerjaan yang lebih kompleks bisa ditangani model dengan kemampuan analisis lebih tinggi.
Pendekatan ini memberi perusahaan fleksibilitas dalam menyeimbangkan performa dan biaya penggunaan AI. Dalam pekerjaan software development yang bebannya bisa berubah-ubah, kombinasi seperti ini menjadi nilai tambah.
Sudah dipakai di internal IBM
IBM menyebut Bob pertama kali digunakan secara internal pada pertengahan 2025. Saat ini, platform tersebut sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 80.000 karyawan IBM di berbagai negara.
Berdasarkan survei internal, pengguna IBM Bob melaporkan peningkatan produktivitas rata-rata hingga 45 persen dalam aktivitas pengembangan dan modernisasi software. Beberapa tim bahkan mencatat hasil yang lebih tinggi dalam penggunaan tertentu.
Tim IBM Instana disebut melaporkan pengurangan waktu pengerjaan hingga 70 persen untuk tugas tertentu. Sementara itu, tim IBM Maximo dilaporkan memangkas pekerjaan pembaruan kode dari hitungan hari menjadi hanya beberapa jam.
IBM Bob kini tersedia secara global dalam bentuk Software as a Service atau SaaS untuk coding, testing, modernisasi aplikasi, dan pengelolaan keamanan. Kehadirannya menunjukkan bahwa peran AI di perusahaan mulai bergeser dari sekadar membantu menulis kode menjadi mendukung seluruh rantai kerja pengembangan perangkat lunak.
Source: id.mashable.com